Pada akhir Oktober, lanskap alam di Jerman selatan dihiasi dengan nuansa merah dan kuning yang cerah.
Terletak di jantung Eropa, musim gugur di Jerman biasanya dimulai pada bulan September dan berakhir sekitar bulan November setiap tahunnya. Selama waktu ini, seluruh negeri berubah dengan nuansa merah dan kuning yang cerah.
Jerman bagian selatan di musim gugur merupakan perpaduan indah antara daun maple merah, daun ek keemasan, dan hijaunya padang rumput serta pegunungan yang rimbun.
Bapak Tran Xuan Hau (30 tahun, dari provinsi Nghe An ), yang telah tinggal dan bekerja di Jerman selama sekitar dua tahun, mengabadikan momen-momen ini di Waldshut-Tiengen. Waldshut-Tiengen, yang sering disebut Waldshut, adalah kota yang terletak di selatan kanton Baden-Württemberg, berbatasan dengan Swiss.
Menjelang akhir Oktober, di sepanjang rute dari Waldshut-Tiengen ke Hutan Hitam di Todtnau, dedaunan sudah mulai berubah warna secara mencolok. Menurut Bapak Hau, musim gugur datang lebih lambat tahun ini dibandingkan tahun lalu. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk dedaunan berubah menjadi keemasan adalah mulai sekarang hingga sekitar akhir November.
Di jembatan gantung Blackforestline di AuBer Ort 38, 79674 Todtnau, pohon maple merah perlahan berubah warna, menciptakan efek ombre yang unik dan alami. Sambil berjalan di jembatan, pengunjung dapat mengagumi nuansa merah yang cerah di sekitarnya.
Jika melihat ke bawah dari jembatan gantung, jalanan membentang di antara deretan pohon yang daunnya berubah warna, seolah-olah menuju ke negeri dongeng.
Rumah-rumah tersebut, dengan skema warna netralnya, tersusun rapi di sepanjang jalan, menciptakan pemandangan yang "lembut, elegan, dan puitis".
Di kaki Bukit Scheibenfelsen terbentang hamparan rumput hijau yang luas. Di musim panas, pemandangannya berwarna hijau yang menyegarkan. Namun, musim gugur adalah saat dedaunan benar-benar menampakkan keindahannya. Pohon-pohon ek berdaun keemasan bercampur dengan deretan pohon pinus hijau, menciptakan kontras yang mencolok dalam lanskap alam. "Keindahan yang damai digantikan oleh suasana puitis dan romantis," kata Hậu.
Setibanya di desa Bernau im Schwarzwald, pemandangan musim gugur membangkitkan keinginannya untuk pindah ke sana di masa depan. "Meskipun hanya ada sedikit rumah, pepohonan dan rumah-rumah di sini sangat indah, seolah-olah seseorang sengaja menghiasinya," katanya.
Sebagai seorang perancang pernikahan, Hau sering bepergian bolak-balik antara negara-negara di Area Schengen seperti Hongaria, Slovakia, Polandia, dan Finlandia.
Setelah menyaksikan pergantian musim di banyak tempat, bagi Hau, musim gugur di Jerman adalah waktu yang tepat untuk berwisata dan mengambil foto paling banyak. Bahkan tanpa dedaunan merah dan kuning, alam di Jerman pada musim gugur sangat puitis, membantu menenangkan pikiran.
Saat berkunjung ke Jerman di musim gugur, wisatawan juga dapat mengunjungi Jembatan Rakotz, atau Jembatan Setan, di Gablenz, salah satu objek wisata terkenal di Jerman.
Atau sekadar berjalan-jalan di jalanan Berlin, Heidelberg, atau Freiburg, pengunjung juga dapat menikmati keindahan romantis klasik sebuah negara Eropa di musim gugur.
Musim gugur di Jerman diperkirakan akan berlangsung selama 2-3 minggu ke depan. Saat ini, cuaca di Jerman cukup baik, cerah dan hangat, sehingga nyaman untuk berwisata, berfoto, dan aktivitas lainnya.
Wisatawan dapat menggabungkan kegiatan mengagumi dedaunan musim gugur dengan mengunjungi kastil dan istana terkenal di Jerman seperti Neuschwanstein, Hohenzollern, Wartburg, dan Schwerin.
Menurut VNE
Sumber








Komentar (0)