Di AS, seekor hiu betina di Kebun Binatang Brookfield di Illinois melahirkan seekor bayi hiu meskipun tidak pernah berhubungan dengan hiu jantan selama empat tahun terakhir.
Hiu epaulette muda itu tampak sehat dan makan dengan baik. Foto: Kebun Binatang Brookfield.
Kelahiran tersebut terjadi pada tanggal 23 Agustus setelah kehamilan selama lima bulan dan merupakan kelahiran non-pembuahan kedua yang tercatat pada hiu epaulette ( Hemiscyllium ocellatum ) yang dipelihara di penangkaran, seperti yang dilaporkan Live Science pada tanggal 9 November. Para petugas perawatan hewan memisahkan anak hiu tersebut selama dua bulan untuk observasi. Anak hiu yang panjangnya 13-15 cm ini sekarang akan dipamerkan di area "Living Coasts" di kebun binatang tersebut.
Partenogenesis adalah bentuk reproduksi aseksual pada spesies yang bereproduksi secara seksual dalam kondisi normal. Fenomena ini telah diamati pada burung, hiu, kadal, dan ular di penangkaran. Pada Juni 2023, para ilmuwan menyaksikan partenogenesis pada buaya untuk pertama kalinya. Betina dari spesies yang mampu melakukan partenogenesis bertelur yang mengandung semua informasi genetik yang diperlukan. Mamalia tidak dapat bereproduksi secara aseksual karena mereka membutuhkan gen dari sperma.
Induk hiu tersebut tiba di Kebun Binatang Brookfield pada tahun 2019 dari Akuarium New England. Sejak itu, ia tidak pernah hidup bersama hiu jantan. Hiu tersebut mencapai kematangan tahun lalu pada usia 7 tahun dan mulai bertelur 2-4 butir per bulan. Salah satu telur tersebut berkembang menjadi embrio tanpa pembuahan, berkat materi genetik dari hiu jantan.
Menurut Mike Masellis, seorang spesialis perawatan hewan di Kebun Binatang Brookfield, bayi hiu yang lahir melalui partenogenesis bisa sangat rapuh. Namun, hiu epaulette yang baru menetas tampak cukup sehat. Ia memakan telur ikan yang dicincang halus, tentakel cumi-cumi yang dicincang, dan berbagai makanan halus lainnya.
Hiu epaulette sebagian besar aktif di malam hari dan dapat tumbuh hingga panjang 1,1 meter, menurut Museum Australia. Mereka hidup di Great Barrier Reef di lepas pantai Queensland, Australia, dari ujung utara Semenanjung Cape York hingga Kepulauan Capricorn dan Gugusan Bunker. Hiu memanjang ini dinamai berdasarkan bintik mata besar di atas sirip dada, yang membuatnya tampak lebih besar. Hiu epaulette dapat berjalan dalam jarak pendek di dasar laut berpasir, menggunakan sirip dada yang kuat untuk bergerak.
An Khang (Menurut Live Science )
Tautan sumber







Komentar (0)