Ikan bandeng, juga dikenal sebagai ikan putih kecil, adalah ikan kecil tembus cahaya, sedikit lebih tebal dari tali pancing, berkilauan seperti cahaya perak matahari terbit di atas laut. Ketika disebut ikan bandeng, orang dapat membayangkannya sebagai ikan teri yang lebih kecil, panjangnya sekitar 3 sentimeter, dengan tubuh putih halus dan tembus cahaya.
Ikan teri goreng renyah yang dilapisi adonan dan sup ikan teri dengan tomat yang harum.
Ikan bandeng umumnya ditangkap di sepanjang pantai tengah Vietnam. Musim ikan bandeng biasanya dimulai pada akhir Februari dan berlangsung hingga akhir September menurut kalender lunar. Bagi penduduk pesisir, ikan bandeng di musimnya bukan hanya hadiah berharga dari laut dalam hal hasil panen, tetapi juga memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, benar-benar mewujudkan pepatah "kecil tapi perkasa".
Ikan bandeng merupakan makanan bergizi bagi lansia, mereka yang sedang dalam masa pemulihan dari sakit, wanita pasca melahirkan… dan terutama anak-anak kecil. Ketika saya masih kecil, ibu saya selalu berkata, "Makan banyak ikan bandeng, Nak, agar kamu pintar dan tumbuh tinggi." Beliau mengatakan bahwa ikan bandeng kecil, jika dimakan utuh, sangat kaya akan kalsium, yang mendukung tulang dan gigi yang kuat. Vitamin A, E, Omega 3, dan banyak mineral dalam ikan bandeng juga penting untuk perkembangan fisik dan mental.
Ada banyak hidangan lezat yang terbuat dari ikan bandeng yang disukai setiap anak... tetapi yang paling bikin ketagihan adalah ikan bandeng goreng tepung yang renyah dan gurih. Ikan bandeng segar dari laut dicuci bersih, ditiriskan hingga kering, lalu dibumbui dengan sedikit garam, merica, dan beberapa butir gula merah untuk rasa yang ringan. Jika ingin menambah nutrisi, Anda bisa menambahkan sebutir telur ke dalam campuran ikan bandeng yang sudah dibumbui dan aduk rata, lalu taburi dengan adonan tepung yang renyah dan goreng.
Untuk ikan teri goreng tepung, tidak perlu memotongnya menjadi bagian-bagian terpisah sebelum digoreng. Cukup tunggu hingga minyak cukup panas, lalu gunakan sumpit untuk mengaduk ikan yang sudah dilapisi tepung dan masukkan ke dalam wajan. Terus aduk perlahan dengan sumpit untuk menipiskan potongan ikan dan membiarkannya matang merata. Hidangan ini paling enak disantap segera setelah digoreng, selagi panas dan renyah.
Aku ingat ketika masih kecil, setiap kali aroma ikan teri goreng tepung memenuhi dapur ibuku, betapapun pilih-pilihnya aku soal makanan, aku akan dengan gembira mengambil semangkuk nasi panas dan bergegas ke dapur. Ikan yang berlemak, harum, dan renyah itu begitu lezat sehingga lidahku akan terasa geli dan aku akan menelannya dengan susah payah bahkan sebelum sampai ke mulutku. Selain ikan teri goreng tepung, semangkuk sup ikan teri dengan rempah-rempah harum dan tomat adalah hidangan yang tak tergantikan untuk santapan musim panas yang menyegarkan.
Ikan bandeng sisa yang belum diolah dapat dihamparkan di keranjang dan dijemur selama sehari hingga sedikit mengerut. Kemudian, buat ikan bandeng goreng renyah dengan bawang putih untuk dinikmati anak-anak sebagai camilan. Cukup panaskan minyak, tambahkan cabai dan bawang putih cincang hingga sedikit keemasan, lalu tambahkan ikan bandeng yang sudah dijemur dan aduk perlahan. Bumbui dengan sedikit kecap ikan dan sedikit gula merah sesuai selera. Masak dengan api kecil selama beberapa menit hingga ikan kering, renyah, dan menyerap bumbu. Simpan ikan dalam toples kaca di lemari es untuk camilan, atau nikmati dengan nasi panas keesokan harinya – dijamin lezat!
Tautan sumber






Komentar (0)