![]() |
Faker sedang dalam perjalanan menuju gelar juara keenamnya. Foto: CBC . |
Pada tanggal 9 November, Chengdu (China) akan menjadi pusat perhatian kancah esports global dengan final Kejuaraan Dunia League of Legends 2025. Dua perwakilan dari Korea Selatan, T1 dan KT Rolster, akan saling berhadapan dalam seri best-of-five untuk memperebutkan gelar bergengsi musim ini.
Pertandingan itu lebih dari sekadar perebutan trofi kejuaraan; pertandingan itu juga melambangkan persaingan selama beberapa dekade antara dua perusahaan telekomunikasi terkemuka Korea Selatan. Sejak tahun 2000-an, ketika Starcraft mendominasi turnamen, SK Telecom dan Korea Telecom telah berinvestasi besar-besaran dalam tim esports, mengubah kompetisi virtual menjadi pertarungan merek yang sesungguhnya.
T1, tim yang didukung oleh SK Telecom, memasuki babak final dengan sejarah gemilang. Di bawah kepemimpinan legenda Lee “Faker” Sang-hyeok, tim ini telah memenangkan kejuaraan dunia sebanyak lima kali pada tahun 2013, 2015, 2016, 2023, dan 2024. Faker bukan hanya ikon esports Korea tetapi juga pemegang saham utama T1, melanjutkan upayanya untuk meraih gelar keenam dalam kariernya. Ini juga menandai penampilan keempat berturut-turut T1 di babak final sejak tahun 2022.
Di sisi lain, KT Rolster, unggulan ketiga dari Korea Selatan, mengincar gelar juara dunia pertama mereka. Tim tersebut menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengalahkan Gen.G dan pemain bintang mereka di posisi mid-laner, Jeong “Chovy” Ji-hoon, di semifinal. Sementara itu, T1 juga menunjukkan comeback yang kuat dengan kemenangan 3-0 atas Top Esports untuk mengamankan tempat mereka di Chengdu.
Kejuaraan Dunia tahun ini menjadi panggung bagi penampilan-penampilan terbaik, membuktikan daya tarik kancah esports global. Tim-tim seperti T1 bernilai ratusan juta dolar, memiliki aliran pendapatan yang signifikan dari hadiah uang, kesepakatan sponsor, dan lisensi merek.
Kesuksesan game League of Legends tidak berbeda dengan industri olahraga sungguhan, di mana para pemain menandatangani kontrak jangka panjang dan menjadi wajah dari banyak merek global.
Grand Final League of Legends 2025 dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 9 November, dan akan disiarkan langsung di Twitch dan YouTube. Di tengah gemerlap lampu Chengdu, pertarungan antara T1 dan KT Rolster menjanjikan salah satu pertandingan paling berkesan dalam sejarah esports dunia.
Sumber: https://znews.vn/cuoc-dau-duoc-cho-doi-nhat-nganh-game-post1600439.html








Komentar (0)