Dr. Alex Dimitriu, seorang psikiater dan peneliti tidur di Menlo Park, California, menjelaskan bahwa mendengkur terjadi ketika otot-otot di tenggorokan berkontraksi, menghalangi aliran udara dan mencegahnya keluar dengan lancar melalui hidung atau mulut, sehingga menghasilkan suara "mengi" yang tidak menyenangkan. Mendengkur itu berisik dan mengganggu tidur baik bagi si pendengkur maupun orang-orang di sekitarnya, menurut situs web kesehatan The Health.
Jika mendengkur disebabkan oleh posisi tidur, Anda bisa mencoba mengubah posisi tidur menjadi miring ke kiri atau menggunakan bantal yang lebih tinggi.
Apa penyebab mendengkur?
Ada banyak alasan mengapa otot-otot di tenggorokan berkontraksi, menyebabkan mendengkur. Berikut beberapa penyebab umum.
Masalah pernapasan seperti hidung tersumbat, sinusitis, dan rinitis alergi sering menyebabkan mendengkur saat tidur.
Dibandingkan dengan orang dengan berat badan normal, individu yang kelebihan berat badan lebih rentan mendengkur karena leher mereka memiliki lebih banyak jaringan, yang memberi tekanan pada tenggorokan dan hidung, mencegah aliran udara bebas dan menyebabkan mendengkur, menurut The Health .
Penggunaan stimulan seperti alkohol, bir, atau tembakau dapat menyebabkan mendengkur. Zat-zat ini meningkatkan relaksasi otot, menyebabkan area hidung menghasilkan lebih banyak lendir, mempersempit saluran udara dan menyebabkan mendengkur saat tidur.
Posisi tidur Anda juga dapat berkontribusi pada dengkuran. Tidur telentang menyebabkan lidah dan rahang Anda jatuh ke belakang ke tenggorokan, meregangkan jaringan di tenggorokan dan menghalangi jalan napas.
Metode untuk mengobati mendengkur
Menurut Dr. Dimitriu, mengidentifikasi penyebab mendengkur akan membantu menghilangkannya secara lebih efektif.
Berolahraga secara teratur, membatasi konsumsi stimulan seperti alkohol, bir, dan tembakau, serta cukup tidur akan membantu Anda menjaga kesehatan yang baik.
Oleh karena itu, Bapak Dimitriu mencatat bahwa jika mendengkur berkaitan dengan masalah kesehatan hidung dan tenggorokan, cara terbaik untuk menghilangkan mendengkur adalah dengan membersihkan dan menjaga hidung dan tenggorokan tetap bersih secara teratur.
"Obati gejala rinitis dan sinusitis sejak dini untuk menghindari mendengkur yang berkepanjangan. Minum banyak air saat sakit tenggorokan membantu menjaga tenggorokan tetap bersih dan saluran pernapasan berfungsi dengan lancar, yang akan mengurangi kemungkinan mendengkur," tegas Dimitriu.
Jika mendengkur disebabkan oleh posisi tidur, Anda bisa mencoba tidur miring ke kiri atau menggunakan bantal yang lebih tinggi. Ini akan membantu Anda tidur lebih nyenyak dan efektif menghilangkan dengkuran.
Bapak Dimitriu juga menyarankan bahwa membangun gaya hidup sehat akan membantu Anda menghilangkan dengkuran secara efektif. Oleh karena itu, Anda harus berolahraga secara teratur, membatasi penggunaan stimulan seperti alkohol, bir, dan tembakau, cukup tidur, dan membatasi penggunaan obat penenang sebelum tidur.
Tautan sumber






Komentar (0)