Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Cara mengatasi sensasi panas (hot flashes) selama menopause.

VnExpressVnExpress06/07/2023


Menerapkan terapi pernapasan, mengubah pola makan, dan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang nyaman dapat membantu wanita menopause mengurangi sensasi panas (hot flashes).

Menurut Assoc. Prof. Dr. Luu Thi Hong, Wakil Direktur Pusat Obstetri dan Ginekologi, Rumah Sakit Umum Tam Anh, Hanoi , sensasi panas (hot flashes) adalah fenomena yang dialami wanita yang memasuki menopause karena penurunan hormon. Kondisi yang berkepanjangan ini meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, osteoporosis, dan penurunan kepadatan tulang di leher dan tulang belakang. Selain menggunakan obat-obatan pendukung, wanita dapat mengurangi sensasi panas dengan menggunakan metode berikut.

Ciptakan lingkungan tempat tinggal yang sejuk dan lapang.

Sensasi panas (hot flashes) ditandai dengan peningkatan suhu tubuh secara tiba-tiba. Wanita dapat mencoba beberapa cara untuk mendinginkan diri selama sensasi panas, seperti minum air dingin, menyeka dengan handuk basah, dan mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Wanita juga sebaiknya memilih lingkungan tempat tinggal dan kerja yang berventilasi baik untuk menghindari rasa pengap.

Belajarlah untuk tetap tenang dan menjalani hidup dengan positif.

Wanita sebaiknya mengembangkan sikap tenang dalam menghadapi masalah apa pun, dikombinasikan dengan teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga. Ini akan mengurangi aktivitas sistem saraf simpatik, yang meningkat akibat kadar tiga hormon (estrogen, progesteron, dan testosteron) yang tidak stabil. Melakukan olahraga ringan membantu meningkatkan efektivitas dan mengurangi gejala menopause seperti hot flashes. Ruang olahraga dapat dipercantik dengan minyak esensial atau lilin aromaterapi untuk menciptakan suasana pikiran yang rileks.

Menjalani hidup bahagia dan tenang dapat membantu mengurangi sensasi panas (hot flashes) pada wanita menopause. Foto: Freepik

Menjalani hidup bahagia dan tenang dapat membantu mengurangi sensasi panas (hot flashes) pada wanita menopause. Foto: Freepik

Lakukan terapi pernapasan.

Wanita dapat mengatasi hot flashes dengan berlatih latihan pernapasan. Setiap tarikan dan hembusan napas sebaiknya berlangsung sekitar 10 detik, diulang terus menerus selama 15 menit, dan dilakukan dua kali sehari untuk hasil yang signifikan. Terapi pernapasan juga membantu mengurangi stres dan meningkatkan sirkulasi darah.

Lakukan perubahan pola makan yang sesuai.

Proses pencernaan makanan menghasilkan panas. Semakin banyak makanan yang dikonsumsi tubuh, semakin banyak panas yang dihasilkan. Untuk meminimalkan hal ini, wanita sebaiknya membagi makanan mereka menjadi porsi yang lebih kecil sepanjang hari, alih-alih berfokus pada tiga kali makan utama seperti biasanya. Selain itu, wanita sebaiknya membatasi makanan dan minuman yang dianggap "menghasilkan panas", seperti alkohol, kafein, dan makanan pedas atau asam.

Pertahankan berat badan yang sehat.

Wanita obesitas dengan indeks massa tubuh (BMI) tinggi sering mengalami sensasi panas (hot flashes) lebih sering daripada mereka yang kurus atau memiliki berat badan sehat. Wanita sebaiknya meningkatkan asupan serat dan mineral, membatasi makanan berlemak, dan menggabungkannya dengan olahraga harian untuk menjaga keseimbangan fisik.

Hanh Giang



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Yêu gian hàng Việt Nam

Yêu gian hàng Việt Nam

Jalan Phan Dinh Phung

Jalan Phan Dinh Phung

Dia merawatnya.

Dia merawatnya.