Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kita membutuhkan lebih dari sekadar kemenangan.

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế08/12/2023


Pemenang pemilu mendatang perlu segera mengatasi banyak tantangan agar dapat memenuhi kepercayaan dan harapan para pemilih Mesir.
Ông Abdel Fattah el-Sisi được dự đoán sẽ tiếp tục chiến thắng trong cuộc bầu cử Tổng thống Ai Cập tới. (Nguồn: EPA)
Abdel Fattah el-Sisi secara luas diprediksi akan memenangkan pemilihan presiden Mesir mendatang. (Sumber: EPA)

Mulai tanggal 10-12 Desember, para pemilih di Mesir akan menggunakan hak sipil mereka dalam pemilihan presiden.

Pemilihan tahun ini menampilkan empat politisi terkemuka: Presiden petahana Abdel Fattah el-Sisi sebagai kandidat independen; Abdel Sanad Yamama, pemimpin partai liberal Wafd dengan slogan "Selamatkan Mesir," yang memprioritaskan pembangunan ekonomi dan pendidikan; Hazem Omar, ketua Partai Rakyat Republik Pengusaha, yang mendukung el-Sisi; dan Farrid Zahran, pemimpin Partai Sosial Demokrat Mesir yang berhaluan kiri, yang pandangannya dekat dengan presiden petahana.

Sebelumnya, Ahmed Altantawy, mantan pemimpin partai sayap kiri al-Karama, dan Gameela Ismail, ketua partai al-Dostour, telah menarik diri dari pemilihan presiden Mesir.

Sesuai dengan undang-undang pemilihan, jika tidak ada yang memenangkan lebih dari 50% suara, maka akan diadakan pemilihan langsung antara dua kandidat dengan suara terbanyak pada tanggal 8-10 Januari 2024.

Namun, mengingat situasi saat ini, skenario ini sepertinya tidak akan terjadi. Hal ini karena Presiden petahana Abdel Fattah el-Sisi diperkirakan akan menang dengan mudah lagi. Pada tahun 2014 dan 2018, ia menang dengan 97% suara. Kali ini, hasilnya mungkin tidak akan berbeda: Meskipun belum ada jajak pendapat resmi yang dilakukan, el-Sisi saat ini mendapat dukungan dari 424 dari 596 anggota Dewan Perwakilan Rakyat, jauh di atas tiga kandidat lainnya.

Dalam konteks ini, dunia tertarik pada apa yang akan dilakukan pemimpin ini untuk membimbing negara melewati berbagai tantangan yang terlihat jelas dalam beberapa aspek.

Pertama, perekonomian menghadapi tantangan yang signifikan. Harga terus meningkat: Hanya dalam beberapa minggu, harga gula telah naik sebesar 36%, dari 35 menjadi 55 pound Mesir (US$1,78) per kilogram. Pada bulan September, inflasi sempat mencapai 38%, tetapi sejak itu turun menjadi 34-35%. Namun, analis Allen Sandeep dari perusahaan keuangan Mesir Naeem Brokerage percaya bahwa pada tahun 2024, angka ini dapat kembali ke 40% karena mata uang negara tersebut terus terdepresiasi.

Kedua, Mesir menghadapi utang luar negeri yang signifikan. Pada tahun 2024 saja, Kairo harus membayar utang sebesar 42,26 miliar dolar AS, jumlah rekor dalam sejarah negara tersebut. Setelah mengalami penundaan, paket bantuan keuangan sebesar 3 miliar dolar AS yang dijanjikan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) pada Desember 2022 masih belum memiliki tanggal pasti untuk pengirimannya ke Mesir.

Terakhir namun tak kalah penting, ada situasi di Jalur Gaza. Pada tanggal 7 Oktober, konflik Israel-Hamas meletus, dan tak lama kemudian Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengepung seluruh wilayah tersebut. Dalam konteks ini, penyeberangan Rafah yang dikendalikan Mesir menjadi lebih penting dari sebelumnya, karena merupakan satu-satunya jalur bagi bantuan kemanusiaan untuk mengalir ke Jalur Gaza. Di bawah kepemimpinan Presiden Abdel Fattah el-Sisi, Kairo juga telah menjadi kekuatan utama dalam upaya saat ini untuk mempromosikan perundingan perdamaian.

Namun, konflik di Jalur Gaza menghadirkan banyak tantangan bagi Kairo, terutama gelombang pengungsi. Negara ini telah menerima 9 juta pengungsi dan migran dari berbagai negara, termasuk Suriah, Sudan, Yaman, dan Libya. Membuka pintunya bagi warga Palestina berarti Kairo harus mengatasi masalah keamanan yang timbul, konsekuensi yang tidak ingin dihadapi oleh Presiden Abdel Fattah el-Sisi.

Semua ini adalah tantangan yang perlu segera diatasi oleh pemenang pemilihan mendatang agar dapat memenuhi kepercayaan dan harapan para pemilih Mesir.



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Ladang angin lepas pantai Ba Dong

Ladang angin lepas pantai Ba Dong

Vietnam - Negara - Rakyatnya

Vietnam - Negara - Rakyatnya

Aku mencintai Vietnam

Aku mencintai Vietnam