| Para dokter di Pusat Medis Thai Nguyen memberikan konseling kesehatan pranikah untuk kaum muda. |
Menurut Ibu Tieu Thi Van Hanh, Wakil Direktur Dinas Kesehatan Thai Nguyen , konseling pranikah dan pemeriksaan kesehatan dianggap sebagai langkah pencegahan utama dalam meningkatkan kualitas hidup penduduk. Ini adalah "kunci emas" untuk meraih kebahagiaan abadi bagi setiap keluarga, sekaligus berkontribusi dalam membangun tenaga kerja yang sehat bagi masyarakat.
Statistik menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pemuda dan pemudi dalam pemeriksaan kesehatan pranikah di Thai Nguyen telah meningkat selama bertahun-tahun. Meskipun hanya mencapai 12,7% pada tahun 2021, angka tersebut mencapai 22,5% dari target pada enam bulan pertama tahun 2025. Hasil ini sebagian menunjukkan efektivitas upaya propaganda dan mobilisasi, serta pergeseran positif dalam kesadaran kaum muda tentang pemeriksaan kesehatan pranikah.
Namun, pemeriksaan kesehatan pranikah belum menjadi praktik umum. Salah satu alasannya adalah aspek hukum. Saat ini, Undang-Undang Perkawinan dan Keluarga tahun 2014 dan peraturan terkait tidak mewajibkan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.
Selain itu, sebagian anak muda masih meremehkan pentingnya pemeriksaan kesehatan pranikah karena takut terjadi kesalahpahaman. Terutama dalam kasus di mana pasangan tersebut tidak sepakat, orang yang menyarankan pemeriksaan tersebut dapat dengan mudah dianggap kurang dapat dipercaya.
Bahkan di daerah perkotaan, pemeriksaan kesehatan pranikah tidak mudah didapatkan; di daerah pegunungan, terpencil, dan kurang mampu, kesulitannya bahkan lebih besar. Kurangnya fasilitas, peralatan yang tidak memadai, dan kekurangan dokter spesialis semuanya menghambat pelaksanaannya. Selain itu, kondisi transportasi yang sulit, terutama selama musim hujan, ditambah dengan keterbatasan sumber daya ekonomi , semakin membatasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Thai Nguyen telah melakukan banyak upaya untuk mengatasi masalah ini: mulai dari menyelenggarakan kampanye komunikasi rutin dan mempromosikan pendidikan di sekolah dan masyarakat, hingga menerapkan pemeriksaan kesehatan pranikah gratis di banyak fasilitas medis.
Untuk mencapai target tahun 2025 dan seterusnya, Ibu Tieu Thi Van Hanh dan perwakilan dari beberapa fasilitas kesehatan di daerah tersebut menekankan perlunya memobilisasi kekuatan seluruh sistem politik, departemen, organisasi, dan masyarakat secara keseluruhan sesuai dengan peta jalan yang terkoordinasi.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran berkelanjutan melalui komunikasi multi-saluran yang disesuaikan dengan setiap wilayah, menggabungkan surat kabar, media sosial, dan konseling langsung di sekolah dan komunitas. Mengintegrasikan pengetahuan tentang pemeriksaan kesehatan pranikah ke dalam program pendidikan seks di sekolah akan membantu siswa memperoleh pengetahuan dasar dan pemahaman yang benar tentang masalah ini sejak usia muda.
Bersamaan dengan itu, kapasitas penyampaian layanan juga perlu diperkuat lebih lanjut, seperti: berinvestasi dalam infrastruktur, melatih personel, menstandarisasi paket pemeriksaan kesehatan pranikah di tingkat akar rumput, memperluas jam operasional dan penjadwalan janji temu daring, serta memastikan privasi untuk memfasilitasi akses yang mudah bagi masyarakat.
Sumber: https://baothainguyen.vn/y-te/202508/can-quan-tam-dung-muc-den-kham-suc-khoe-tien-hon-nhan-ad973e1/










Komentar (0)