Menurut cuplikan viral tersebut, awalnya sekelompok kecil orang membeli rebung manis untuk dimakan dan mengungkapkan perasaan mereka di media sosial: Rebung memiliki rasa manis yang khas, lebih lezat, dan lebih mudah dimakan daripada rebung biasa... Dari situlah, sebuah "gelombang" tercipta, yang menyebabkan banyak orang berbondong-bondong "berburu" dan membelinya untuk merasakannya. Perlu dicatat bahwa banyak orang tidak hanya "makan untuk merasakannya" tetapi juga memakan rebung manis dalam jumlah besar sekaligus dan memamerkannya di media sosial.
Banyak klip di jejaring sosial menyebarkan tren makan rebung.
Foto: Tangkapan Layar
Risiko keracunan, batu ginjal
Menurut Master - Dokter Le Ngo Minh Nhu, Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi, Kota Ho Chi Minh - Cabang 3, rebung segar umumnya mengandung racun alami yang disebut glikosida sianogenik, yang dapat diubah menjadi asam hidrosianat (HCN)—racun yang kuat. Jika tidak diolah dengan benar atau dimakan terlalu banyak, rebung dapat menimbulkan masalah berikut:
Keracunan sianida : Gejalanya meliputi sakit kepala, pusing, mual, kesulitan bernapas, dan bahkan koma (jarang tetapi berbahaya).
Kehilangan kalsium : Asam oksalat dalam rebung dapat bergabung dengan kalsium untuk membentuk oksalat yang tidak larut, yang dapat dengan mudah menyebabkan batu ginjal jika dimakan secara teratur dan tanpa cukup air.
Menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi jika dimakan berlebihan.
Interaksi obat : Beberapa kandungan dalam rebung dapat mengganggu pengobatan yang digunakan untuk mengobati tekanan darah atau penyakit tiroid.
Cara penyajian dan dosis saat makan rebung manis
Oleh karena itu, Dr. Minh Nhu menyarankan semua orang untuk mempersiapkan rebung dengan hati-hati sebelum menggunakan:
- Rebus rebung setidaknya 1-2 kali dalam air mendidih, ganti air setiap kali mendidih.
- Buka tutup panci saat merebus agar gas beracun keluar.
- Rendam rebung rebus dalam air bersih selama 1-2 jam atau semalaman untuk menghilangkan racun yang tersisa.
- Jangan makan rebung mentah yang belum dimasak dengan matang, terutama rebung muda yang baru dipetik.
- Hindari menggunakan rebung yang rusak, busuk, atau berbau aneh atau berwarna tidak biasa.
"Untuk menjaga kesehatan saat mengonsumsi rebung, batas aman yang disarankan adalah sekitar 50-100 gram rebung rebus/hari (setara dengan 1-2 mangkuk kecil). Bagi orang sehat, mengonsumsi rebung 2-3 kali/minggu sudah cukup. Mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan kembung, gangguan pencernaan, atau penyerapan racun berlebih jika tidak diolah dengan benar," ujar Dr. Minh Nhu.
Rebus rebung setidaknya 1-2 kali dalam air mendidih, ganti air setiap kali mendidih.
Foto: AI
Apa efek memakan rebung manis?
Rebung manis adalah bagian muda dari tanaman bambu yang memiliki rasa agak manis, renyah, mudah dimakan, dan sering digunakan dalam berbagai hidangan tradisional. Menurut pengobatan tradisional dan nutrisi modern, rebung manis memiliki banyak manfaat kesehatan:
Kaya serat : Rebung mengandung kadar serat tinggi, yang membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit dan mengontrol kadar gula darah.
Rendah kalori : Sangat cocok untuk pelaku diet dan pengontrolan berat badan.
Menyediakan mikronutrien : Rebung mengandung kalium, kalsium, zat besi, mangan, yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki fungsi saraf dan otot.
Antioksidan : Beberapa senyawa dalam rebung memiliki sifat anti-inflamasi, yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.
Dukungan penurun kolesterol : Penelitian menunjukkan bahwa rebung dapat membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
Meskipun rebung memiliki banyak efek yang tercatat, subjek berikut juga harus berhati-hati saat menggunakannya:
Wanita hamil : Karena risiko keracunan dan efek pencernaan.
Anak di bawah 2 tahun : Sistem pencernaan belum berkembang sempurna, rentan terhadap gangguan penyerapan.
Orang dengan riwayat batu ginjal : Rebung dapat meningkatkan risiko penumpukan oksalat.
Penderita penyakit lambung, radang usus besar : Rebung banyak mengandung serat kasar yang dapat mengiritasi mukosa usus.
Penderita asam urat : Beberapa jenis rebung dapat meningkatkan purin, sehingga memperburuk kondisi.
Source: https://thanhnien.vn/can-trong-trao-luu-tren-mang-xa-hoi-dua-nhau-mukbang-mang-vau-ngot-coi-chung-185250518203627369.htm
Komentar (0)