
Aktris Tiongkok Jing Tian menjadi pusat perhatian di media sosial setelah terlibat dalam tuduhan terkait "kontrak surrogasi" yang beredar online. Menurut beberapa sumber dari media Tiongkok, seorang blogger hiburan mengisyaratkan bahwa "seorang aktris terkenal bernama J" (nama asli Jing Tian adalah Jing Tian) diduga menggunakan surrogasi untuk memeras sejumlah besar uang dari pacarnya yang kaya, yang dengan cepat menarik perhatian publik kepada Jing Tian.
Situasi menjadi semakin sensasional ketika dokumen yang diduga menunjukkan kontrak surrogasi dalam bahasa Mandarin dan Inggris muncul secara daring. Dokumen-dokumen ini mencantumkan nama "Tian Jing" dan tanda tangan yang sangat mirip dengan tanda tangan aktris yang dikenal publik. Informasi tersebut dengan cepat menduduki puncak tren pencarian hiburan di Tiongkok.

Jing Tian dikenal sebagai "wanita tercantik di Beijing." (Foto: Weibo)
Menurut informasi yang beredar, pengusaha tersebut diduga membayar $100.000 di muka dan mentransfer lebih dari $4 juta kepada aktris tersebut. Namun, terdakwa kemudian berulang kali menunda kerja sama dengan kesepakatan tersebut, dan bahkan diduga menuntut tambahan $50 juta.
Di tengah kontroversi tersebut, manajemen Jing Tian dengan cepat mengeluarkan pernyataan yang membantah semua tuduhan, menegaskan bahwa informasi tersebut dibuat-buat dengan niat jahat dan sangat merusak reputasi sang artis. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka telah menugaskan pengacara untuk mengumpulkan bukti dan akan mengambil tindakan hukum terhadap individu yang menyebarkan rumor tersebut.
Yang menarik, pengumuman itu diposting hanya sekitar 23 menit setelah rumor tersebut beredar, sehingga banyak netizen menyebutnya sebagai koreksi tercepat di industri hiburan Tiongkok.
Jing Tian, lahir pada tahun 1988 di Xi'an, Tiongkok, adalah seorang aktris dan penyanyi terkenal yang dikenal melalui banyak karya seperti *Si Teng* , *Ban Shu Legend*, dan lain-lain.
Sumber: https://vtv.vn/canh-diem-bac-bo-tin-don-thue-nguoi-mang-thai-ho-100260523012918798.htm








Komentar (0)