![]() |
Performa Amad Diallo tidak memenuhi harapan. |
Di Stadion Hill Dickinson pada pagi hari tanggal 24 Februari, Manchester United mengamankan tiga poin penuh berkat gol Benjamin Sesko pada menit ke-71. Pertandingan berlangsung ketat dan kurang seru di babak pertama. Menghadapi kebuntuan, Carrick memutuskan untuk mengganti Amad pada menit ke-58 dengan Sesko. Perubahan ini terbukti krusial karena striker Slovenia itu mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut setelah serangan balik cepat.
Setelah pertandingan, Amad menjadi sasaran kritik di media sosial. Banyak penggemar mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap Amad. Seseorang menulis: "Amad seharusnya masuk dari bangku cadangan sekarang. Performa keseluruhannya menurun. Ini bukan hanya tentang gol atau assist."
Pendapat lain membandingkannya dengan: "Mbeumo telah mencetak assist dalam dua pertandingan terakhir sebanyak assist yang dicetak Amad sepanjang musim. Ini bukan soal ketidaksukaan, tetapi tentang mengharapkan lebih banyak dari pemain berbakat seperti dia. Tanpa hasil akhir, menggiring bola melewati seluruh tim tidak ada artinya."
Seorang penggemar lainnya merujuk pada filosofi Sir Alex Ferguson: "Dia tidak menunggu kekalahan untuk melakukan perubahan. Anda tidak bisa memiliki pemain yang selalu menjadi starter tanpa mencetak gol atau memberikan assist. Trio penyerang melawan Crystal Palace seharusnya adalah Cunha, Mbeumo, dan Sesko."
Beberapa orang lebih blak-blakan: "Amad secara teknis berbakat, tetapi pengambilan keputusannya di saat-saat krusial sangat buruk. Dia berada di posisi yang bagus tetapi tidak menghasilkan apa pun. Mungkin dia harus dicadangkan."
![]() |
Amad bermain kurang mengesankan dibandingkan bintang-bintang seperti Mbeumo. |
Statistik menunjukkan bahwa Amad telah mencetak 2 gol dan memberikan 3 assist dalam 22 penampilan musim ini. Angka-angka ini tidak terlalu luar biasa mengingat Manchester United sedang bersaing untuk memperebutkan tempat di Liga Champions.
Sebaliknya, tim Carrick mempertahankan stabilitas. Pertahanan, dengan Maguire, Yoro, dan kiper Senne Lammens, menjaga gawang tetap bersih dari tekanan Everton di akhir-akhir pertandingan. Soliditas inilah yang menjadi dasar rekor tak terkalahkan mereka yang berkelanjutan.
MU mengamankan kemenangan kelima mereka dalam tujuh pertandingan di bawah manajer Michael Carrick sejak menggantikan Ruben Amorim pada bulan Januari. Tiga poin tersebut membawa Manchester United kembali ke posisi keempat, menyalip Chelsea di klasemen liga.
Manchester United akan menjamu Crystal Palace pada 1 Maret. Pertandingan mendatang ini bisa menjadi kesempatan bagi Carrick untuk terus melakukan penyesuaian pemain, di tengah persaingan yang semakin ketat untuk finis di empat besar.
Sumber: https://znews.vn/cdv-mu-doi-gach-ten-amad-post1630078.html









Komentar (0)