![]() |
Lei Jun angkat bicara tentang penggunaan trik-trik dalam iklan. Foto: Bloomberg . |
CEO Xiaomi, Lei Jun, percaya bahwa penggunaan ukuran font kecil dalam materi iklan adalah praktik tidak sehat yang telah lama ada di industri pemasaran. Menurutnya, meskipun praktik ini umum dan sering bertujuan untuk memenuhi persyaratan hukum, hal itu tetap menyebabkan kesalahpahaman yang cukup besar bagi konsumen dan perlu diubah secara serius.
Lei Jun dengan jujur mengakui bahwa, selama bertahun-tahun, Xiaomi juga telah terperangkap dalam tren umum industri, yaitu menambahkan catatan kecil pada poster, slide presentasi, dan materi promosi produk.
Namun, hal ini secara tidak sengaja menyulitkan pengguna untuk mengakses informasi lengkap pada pandangan pertama, sehingga dengan mudah menimbulkan keraguan tentang transparansi pesan iklan. Xiaomi sering merilis pengumuman dan informasi yang mengejutkan, dan hanya mencatat skenario ideal atau kondisi yang dapat dicapai dengan keterangan yang sulit dibaca.
"Menggunakan ukuran font kecil benar-benar kebiasaan buruk di industri ini," tegas Lei Jun. Ia juga menyatakan bahwa Xiaomi telah memutuskan untuk segera melakukan perubahan dan tidak melanjutkan pendekatan lama. Menurutnya, hal ini berkaitan langsung dengan cara merek tersebut berkomunikasi dengan penggunanya.
CEO dan Ketua Xiaomi juga menyatakan bahwa akan menjadi kesalahpahaman besar jika menuduh Xiaomi melakukan "pemasaran palsu" atau "pemasaran berlebihan" hanya berdasarkan catatan kepatuhan. Ia menegaskan bahwa catatan-catatan ini ditambahkan terutama untuk mematuhi Undang-Undang Periklanan, yang melarang bisnis menggunakan bahasa absolut dalam konten pemasaran mereka.
Terkait kontroversi seputar beberapa pesan iklan sebelumnya, Lei Jun menyatakan bahwa Xiaomi telah mendengarkan kritik publik dengan serius. Alih-alih menghindarinya, pimpinan perusahaan melihat ini sebagai kesempatan untuk meninjau seluruh proses komunikasi, mulai dari pemilihan bahasa hingga gaya presentasi.
Mulai November 2025, Xiaomi mengumpulkan berbagai tim internal dan mencapai konsensus yang jelas bahwa semua departemen Xiaomi akan membatasi penggunaan font kecil dalam keterangan iklan. Sebagai gantinya, informasi tambahan akan disajikan dalam font besar, jelas, dan mudah dibaca, sehingga pengguna dapat memahami konten lengkapnya dengan segera.
Menurut ketua Xiaomi, mengubah cara iklan ditampilkan tidak hanya bertujuan untuk menghindari kontroversi, tetapi juga merupakan langkah yang diperlukan untuk membangun kepercayaan jangka panjang dengan konsumen di pasar yang semakin menuntut transparansi yang lebih besar.
Sumber: https://znews.vn/chu-tich-xiaomi-thua-nhan-quang-cao-sai-post1616740.html








Komentar (0)