Melalui lima tema—alam semesta, sejarah manusia, otak, zaman antroposit, dan kecerdasan buatan—pameran ini memandu pengunjung dalam perjalanan "Dari mana kita berasal dan ke mana kita akan pergi?".

Ruang pameran dirancang agar interaktif, menampilkan gambar, grafik, model, film, podcast, dan berbagai pengalaman berteknologi tinggi.
Konten ini menggabungkan pengetahuan sains umum dengan temuan penelitian terbaru di Jerman, sehingga cocok untuk berbagai kalangan, terutama kaum muda.

Puncak pameran ini adalah serangkaian kegiatan pengalaman yang mengeksplorasi UMI bersama para ahli komunikasi sains. Pengunjung dapat berpartisipasi dalam kegiatan praktik dan mempelajari konten asli dalam bahasa Jerman melalui "Paspor Penemuan".

Menurut Ibu Thai Mai Lan, Direktur Institut Goethe di Kota Ho Chi Minh, pameran ini menyeimbangkan antara penyampaian pengetahuan fundamental dan menampilkan prestasi penelitian mutakhir Jerman. Melalui ini, masyarakat memperoleh perspektif yang lebih luas tentang Jerman sebagai negara yang menghargai sains, teknologi, dan inovasi.
Pameran ini juga berkontribusi dalam menghubungkan bahasa, budaya, dan dunia akademis, membantu kaum muda menyadari bahwa bahasa Jerman bukan hanya sekadar keterampilan berbahasa, tetapi juga membuka peluang untuk belajar, melakukan penelitian, dan menjalin koneksi internasional.

Bapak Huynh Dinh Quoc Thien, Direktur Museum Da Nang, percaya bahwa pameran ini menawarkan kesempatan kepada publik untuk mengakses pengetahuan ilmiah modern melalui format yang mudah diakses, hidup, dan sangat interaktif. Ini juga merupakan tren di museum modern di seluruh dunia .
Dengan latar belakang upaya Vietnam untuk mempromosikan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital, pameran ini berkontribusi untuk menyebarkan kecintaan terhadap sains, mendorong pemikiran eksploratif, dan memperkuat pertukaran budaya dan pendidikan antara Vietnam dan Jerman.

Setelah Hanoi, Da Nang adalah pemberhentian kedua pameran di Vietnam sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Ho Chi Minh.
Pameran ini berlangsung hingga 18 Juni di Museum Da Nang.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/cham-vao-khong-gian-khoa-hoc-tien-tien-cua-duc-post853255.html








Komentar (0)