Novaland “menyelamatkan” VN-Index
Pasar saham pada 26 Juli diprediksi akan menjadi sesi penting ketika Indeks VN mendekati level resistensi kuat 1.200 poin. Tekanan jual dari saham-saham berkapitalisasi besar menyebabkan Indeks VN30 sempat terpuruk di zona merah.
Sebelum sesi ATC, situasi tarik-menarik masih berlangsung sengit. Namun, untungnya bagi VN-Index, menjelang akhir sesi, daya beli yang lebih kuat muncul, membantu VN-Index kembali menguat, sehingga berhasil menembus level 1.200 poin.
Pada penutupan pasar saham 26 Juli, Indeks VN naik 4,94 poin, setara dengan 0,41%, menjadi 1.200,84 poin; Indeks VN30 naik 3,42 poin, setara dengan 0,29%, menjadi 1.201,43 poin. Sebanyak 213 saham mengalami kenaikan harga, 64 saham tidak berubah, dan 246 saham mengalami penurunan harga. Terlihat bahwa jumlah saham yang mengalami penurunan harga masih lebih besar, sehingga kekuatan Indeks VN masih sangat bergantung pada saham-saham unggulan (blue-chip).
Sesi pasar saham 26 Juli menyaksikan pasar Asia dilanda "lautan api". Sementara itu, VN-Index bisa saja "mengikuti" Asia jika bukan karena "penyelamatan" Novaland. Foto ilustrasi
Pada sesi pasar saham 26 Juli, saham VCB Vietcombank masih memainkan peran pendukung utama. VCB naik sebesar VND1.700/saham, setara dengan 1,9% menjadi VND93.400/saham. Namun, selain VCB, sebuah saham unggulan juga berperan dalam "menyelamatkan" Indeks VN. Saham tersebut adalah saham NVL Novaland.
Pada sesi perdagangan saham 24 Juli, NVL menarik perhatian ketika mencapai batas tertinggi dengan peningkatan volume yang tiba-tiba, hingga 96 juta unit. Kemudian, pada sesi perdagangan saham 25 Juli, NVL sempat beristirahat sejenak ketika menutup sesi pada harga acuan.
Pada awal sesi perdagangan saham 26 Juli, NVL bahkan sempat diperdagangkan di harga merah. Namun, di akhir sesi, NVL hampir mencapai batas tertingginya ketika naik sebesar VND1.000/saham, setara dengan 6,2% menjadi VND17.200/saham, hanya VND100/saham lebih rendah dari harga ungu. Dengan volume perdagangan yang sangat tinggi, lebih dari 73 juta unit, NVL berkontribusi signifikan dalam membantu Indeks VN melampaui tonggak penting 1.200 poin.
Meskipun VN-Index berhasil menembus angka 1.200 poin, sesi pasar saham pada 26 Juli masih menunjukkan titik yang kurang optimis, yaitu penurunan likuiditas yang signifikan. Sebanyak 912 juta lembar saham, setara dengan 17,952 miliar VND, berhasil diperdagangkan di seluruh Bursa Efek Kota Ho Chi Minh. Grup VN30 berhasil diperdagangkan sebanyak 267 juta lembar saham, setara dengan 6,818 miliar VND.
Pada sesi pasar saham tanggal 26 Juli, Bursa Efek Hanoi tidak seberuntung Bursa Efek Kota Ho Chi Minh ketika indeks terendam dalam warna merah.
Menutup sesi pasar saham pada 26 Juli, Indeks HNX turun 0,73 poin, setara dengan 0,31% menjadi 236,2 poin; Indeks HNX30 turun 1,28 poin, setara dengan 0,27% menjadi 466,93 poin.
Likuiditas di Bursa Efek Hanoi anjlok ke level yang sangat rendah pada sesi perdagangan 26 Juli. Hanya 75,9 juta lembar saham, setara dengan VND1.282 miliar, yang berhasil ditransfer.
Saham Asia dilanda “lautan api”
VN-Index adalah salah satu dari sedikit indeks langka yang berhasil "bertahan di tengah badai" di pasar saham pada 26 Juli. Sebagian besar pasar di Asia-Pasifik dilanda "api".
Pasar Asia-Pasifik sebagian besar lebih rendah karena investor bersiap menghadapi keputusan suku bunga Federal Reserve AS pada hari Rabu.
The Fed diperkirakan akan menyetujui kenaikan suku bunga ke-11 sejak Maret 2022.
Pasar memperkirakan kepastian mutlak bahwa The Fed akan menyetujui kenaikan suku bunga seperempat poin persentase, yang akan membawa suku bunga acuannya ke kisaran target 5,25% hingga 5,5%. Hal ini akan mendorong batas atas suku bunga dana federal ke level tertinggi sejak Januari 2001.
Di Australia, data resmi S&P/ASX 200 menunjukkan laju inflasi tahunan Australia naik 6% pada kuartal Juni, melambat dari 7% yang terlihat pada kuartal pertama.
Kospi Korea Selatan memimpin kerugian di kawasan tersebut, jatuh sebanyak 2%, tertekan oleh saham teknologi dan jasa konsumen.
Indeks akhirnya berakhir pada hari itu dengan penurunan 1,67% dan ditutup pada 2.592,36, sementara Kosdaq mengalami kerugian lebih besar sebesar 4,18% dan berakhir pada 900,63.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun tipis, memperpanjang kerugian dari Selasa hingga ditutup pada 32.668,34, sementara Topix juga turun 0,1% hingga berakhir pada 2.283,09.
Indeks Hang Seng Hong Kong melemah dari reli hari Selasa dan turun tipis 0,52%, sementara pasar Tiongkok daratan juga melemah. Shanghai Composite turun 0,4%, sementara Shenzhen Component turun 0,5%.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)