
Petugas medis melakukan disinfeksi untuk mencegah penyebaran Ebola di Mongbwalu, provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo. Foto: THX/VNA
Berbicara setelah pertemuan koordinasi mengenai respons terhadap Ebola, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Judith Suminwa, Menteri Kamba mengatakan bahwa upaya respons kini lebih tepat sasaran setelah kunjungan para pejabat ke Bunia, ibu kota provinsi Ituri di bagian timur, pusat wabah tersebut.
Sementara itu, juru bicara pemerintah Patrick Muyaya mengatakan Bandara Bunia, yang saat ini ditutup kecuali untuk penerbangan kemanusiaan, diperkirakan akan dibuka kembali minggu ini. Muyaya menambahkan bahwa langkah-langkah pencegahan dan fasilitas, khususnya tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu, telah dipastikan tersedia.
Dalam perkembangan terkait, Zimbabwe telah mendirikan tiga pusat isolasi untuk penyakit virus Ebola.
Berbicara pada konferensi pers di ibu kota Harare, Menteri Kesehatan dan Perawatan Anak Douglas Mombeshora mengatakan bahwa fasilitas karantina telah ditetapkan di Harare, kota terbesar kedua Bulawayo, dan Chirundu di perbatasan dengan Zambia.
Menurut Bapak Mombeshora, transportasi telah diatur dan peralatan pelindung diri telah disiapkan, sementara mekanisme koordinasi darurat tetap beroperasi. Beliau juga mencatat bahwa meskipun belum ada kasus virus yang dilaporkan, Zimbabwe tetap dalam keadaan siaga tinggi dan telah mengaktifkan langkah-langkah kesiapan dan sistem manajemen insiden di bawah rencana respons operasional yang komprehensif.
Menteri Mombeshora menegaskan: "Sistem pengawasan beroperasi penuh. Pemeriksaan telah diintensifkan di semua perbatasan dan petugas kesehatan menerima pelatihan berkelanjutan tentang deteksi infeksi, pencegahan, dan penanganan kasus. Pemerintah Zimbabwe juga akan memperkuat kampanye kesadaran publik tentang penyakit ini, mendesak masyarakat untuk waspada dan segera mencari pertolongan medis jika gejala muncul."
Menurut VNA
Sumber: https://baoangiang.com.vn/chdc-congo-ghi-nhan-343-ca-nhiem-virus-ebola-a487538.html







Komentar (0)