Kedua wanita itu adalah teman dekat dan menyadari bahwa mereka memiliki empati yang sama terhadap orang-orang yang berada dalam keadaan sulit, terutama pasien yang sedang menjalani perawatan. Mereka mendiskusikan untuk melakukan sesuatu yang bermakna dan konkret untuk meringankan penderitaan dan kesulitan para pasien.

Para wanita dari Kelompok Kepedulian membagi diri untuk membawa makanan ke Rumah Sakit Umum Cu Chi untuk dibagikan kepada para pasien.

Para pasien menunggu pemeriksaan medis di Rumah Sakit Umum Cu Chi, Kota Ho Chi Minh.
Ibu Phan menyarankan: "Bagaimana kalau setiap orang menyumbangkan sedikit uang setiap bulan sesuai dengan penghasilannya ke dalam sebuah dana? Jika jumlahnya cukup, kita bisa memasak nasi, bubur daging cincang, roti, mi goreng, dan lain-lain bersama-sama lalu membawanya ke Rumah Sakit Umum Cu Chi untuk diberikan kepada pasien rawat inap di sana."

Para saudari itu menyiapkan hidangan tersebut bersama-sama.

Porsi makanan yang banyak
Para wanita tersebut sepakat untuk melaksanakan dan mempertahankan inisiatif ini secara rutin. Selama beberapa bulan pertama, mereka memasak sekitar 100 kotak nasi atau bubur daging cincang dan mengirimkannya ke satu lokasi: Rumah Sakit Umum Cu Chi. Lambat laun, orang-orang menyadari pentingnya inisiatif ini dan ikut mendukungnya. Akibatnya, mereka sekarang menyelenggarakan acara ini dua kali sebulan, dan jumlah donasi telah meningkat menjadi sekitar 150-170 porsi.
Nilai sarapan yang disediakan oleh Kelompok Amal mungkin tidak banyak, tetapi "niat baiklah yang terpenting," dan dengan semangat "membantu mereka yang membutuhkan," para wanita yang bergabung untuk saling berbagi demi membantu pasien dalam keadaan sulit adalah sesuatu yang patut diakui dan diteladani.

Sumber: https://thanhnien.vn/chia-bot-kho-khan-cho-nguoi-benh-185250612144808531.htm







Komentar (0)