Di bawah gemerlap lampu panggung, suasana di Resimen 892 dipenuhi dengan antusiasme kaum muda. Musik yang semarak, cuplikan dokumenter yang tajam, dan sandiwara teatrikal yang mencerminkan kehidupan militer mengubah kompetisi yang bertema "Para Pemimpin Serikat Pemuda Perintis, Bertekad untuk Menang" menjadi sebuah pesta budaya dan politik yang sesungguhnya.
![]() |
Pesan propaganda tersebut "dilunakkan" melalui pertunjukan teater di Resimen ke-892. |
Bagi prajurit muda saat ini, mengingat dampak besar kehidupan sosial dan internet, menerima informasi secara "satu arah" tidak dapat menghasilkan hasil yang optimal. Menyadari hal ini, Resimen 892 telah berinovasi dengan berani, berfokus pada "presentasi teatrikal" untuk merangsang minat. Angka dan ketentuan hukum, yang seringkali sulit diingat, diintegrasikan secara cerdas ke dalam situasi kehidupan nyata di atas panggung, membantu prajurit tidak hanya "mendengar" tetapi juga "merasakan" dan "memahami."
Dalam kompetisi propagandis muda, tim-tim menunjukkan kreativitas yang luar biasa dengan menggabungkan metode presentasi lisan dengan alat bantu visual. Topik-topik hangat seperti Undang-Undang Wajib Militer , peraturan keselamatan lalu lintas, dan etika serta gaya hidup tentara dikonkretkan melalui kisah nyata dari unit mereka. Alih-alih membahas dampak buruk pelanggaran disiplin secara umum, para kontestan merekonstruksi kekhawatiran dan pelajaran berharga melalui sketsa psikologis, mendorong pemirsa untuk merenungkan tindakan mereka sendiri. Letnan Nguyen Viet Lam, Wakil Petugas Politik Kompi 4, Batalyon 512, Resimen 892, berbagi: “Tantangan bagi mereka yang bekerja di Serikat Pemuda adalah memastikan bahwa anggota dan kaum muda tidak merasa dipaksa selama proses pembelajaran. Ketika kita mengubah ceramah menjadi drama atau klip video yang hidup, para tentara menerima informasi dengan rasa ingin tahu dan antusiasme. Itulah momen emas agar pesan-pesan hukum dapat diingat secara paling alami.”
Kompetisi ini tidak hanya berfungsi untuk mendidik para prajurit tetapi juga sebagai penilaian komprehensif terhadap kader-kader Persatuan Pemuda. Tiga bagian kompetisi – propaganda, pengetahuan, dan keterampilan – dirancang untuk memastikan bahwa kader tidak hanya mahir dalam teori tetapi juga terampil dalam praktik.
Pada bagian tes pengetahuan, persiapan teliti para peserta menunjukkan landasan ideologis yang kokoh. Konten inti tentang Marxisme-Leninisme dan Pemikiran Ho Chi Minh terintegrasi erat dengan kebijakan terbaru Partai, Negara, dan Angkatan Darat. Secara khusus, para peserta menganalisis secara mendalam pandangan tentang "2 teguh, 2 kuat, 2 pencegahan," "5 kokoh" dari Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam, dan isi dari "2 guncangan, 2 kesiapan," menghubungkannya dengan tugas-tugas praktis di Resimen 892. Mayor Nguyen Kim Thanh, Perwira Politik Batalyon 512, menegaskan: "Kompetisi ini adalah arena praktik. Melalui penanganan situasi tak terduga di atas panggung, para perwira Serikat Pemuda mengasah kemampuan berpikir tajam, keterampilan berbahasa, dan terutama kemampuan mereka untuk membimbing ideologi. Ini adalah kualitas yang sangat diperlukan untuk memahami dan menyelesaikan perkembangan psikologis prajurit dalam situasi baru."
Salah satu fitur baru yang menonjol dalam kompetisi tahun ini adalah dimasukkannya topik "memerangi pandangan palsu di internet" dalam bagian kompetisi resmi. Ini adalah isu penting karena kekuatan musuh secara menyeluruh mengeksploitasi internet untuk melemahkan ideologi angkatan bersenjata. Melalui presentasi dan klip video yang diproduksi sendiri, para propagandis muda mengungkap taktik canggih para penjahat siber dan organisasi reaksioner. Panduan khusus tentang penggunaan media sosial yang aman dan cara mengidentifikasi berita palsu membekali para prajurit dengan "filter" ideologis yang efektif. Ini menunjukkan bahwa kerja propaganda di Resimen 892 telah mengikuti perkembangan zaman digital, tidak lagi terbatas di dalam empat dinding ruang kelas.
Mengomentari keberhasilan kompetisi tersebut, Letnan Kolonel Nguyen Quang Hoa, Komisaris Politik Resimen 892, menekankan bahwa ini adalah bagian dari upaya untuk membangun unit yang kuat secara komprehensif yang "teladan dan luar biasa." "Inovasi dalam pendidikan menuju pendekatan visual dan mudah dipahami tidak hanya membantu perwira dan prajurit meningkatkan kesadaran mereka tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab terhadap militer. Ketika setiap prajurit menjadi propagandis yang memahami hukum dan menjunjung tinggi supremasi hukum, unit tersebut akan membentuk kekuatan yang bersatu dan solid dalam menghadapi semua tantangan," tegas Letnan Kolonel Nguyen Quang Hoa.
Dalam praktiknya, model "Teatralisasi" dan "Forum Pemuda" di Resimen 892 telah terbukti sangat efektif: secara bersamaan meningkatkan kehidupan budaya dan spiritual para prajurit dan memperketat disiplin militer. Model-model ini benar-benar telah menjadi jembatan yang efektif, mengubah dokumen hukum yang kering menjadi bagian yang dinamis dari kehidupan para prajurit, berkontribusi pada pelatihan komprehensif para prajurit dan berfungsi sebagai fondasi penting untuk berhasil melaksanakan dan menyelesaikan semua tugas yang diberikan.
Sumber: https://www.qdnd.vn/phap-luat/pho-bien-giao-duc-phap-luat/chia-khoa-de-luat-phap-tham-sau-1039587







Komentar (0)