![]() |
FIFA secara khusus meminta Inggris untuk mengubah peraturan tersebut. |
Beberapa hari sebelum dimulainya Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengumumkan perubahan penting dalam penanganan situasi bola mati. Yang signifikan, tim Inggris asuhan Thomas Tuchel menjadi contoh utama perilaku yang ingin dihilangkan oleh badan pengatur sepak bola dunia tersebut.
Menurut peraturan baru, pemain penyerang akan dihukum jika melakukan pelanggaran sebelum bola dimasukkan ke dalam permainan saat tendangan bebas atau tendangan sudut. VAR juga berwenang untuk campur tangan dan meminta pengulangan tendangan jika terdeteksi adanya pelanggaran.
Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, secara langsung merujuk pada gol Inggris dalam pertandingan persahabatan yang berakhir imbang 1-1 melawan Uruguay pada bulan Maret. Saat itu, Adam Wharton bertabrakan dan menghalangi bek Jose Maria Gimenez sebelum Cole Palmer mengambil tendangan bebas, menciptakan peluang bagi Ben White untuk mencetak gol.
![]() |
Situasi pencetak gol untuk Inggris melawan Uruguay. |
Menurut Collina, itu adalah pelanggaran ilegal dan gol tersebut seharusnya tidak diizinkan. "Itu adalah situasi yang sangat serius. Bek tersebut dilanggar secara ilegal sebelum bola dimainkan dan tidak dapat menjalankan tugas defensifnya. Kami percaya bahwa gol seperti itu tidak adil," kata wasit legendaris Italia itu.
Selain aturan baru mengenai perselisihan sebelum tendangan bebas, FIFA juga memperkenalkan sejumlah perubahan lain untuk Piala Dunia 2026. VAR akan diizinkan untuk meninjau kartu kuning kedua atau tendangan sudut yang diberikan secara salah. Penjaga gawang dan pemain yang lambat memulai tendangan akan dihukum berat untuk membatasi penguluran waktu.
Selain itu, turnamen ini juga menyediakan jeda minum air di antara babak, dan pemain dapat menerima kartu merah karena menutup mulut mereka selama konfrontasi provokatif dengan lawan.
Perubahan ini diharapkan dapat membuat Piala Dunia 2026 lebih transparan, sekaligus mengurangi taktik kontroversial yang telah mewarnai sepak bola modern.
Sumber: https://znews.vn/chieu-tro-cua-tuyen-anh-bi-cam-o-world-cup-2026-post1655915.html










Komentar (0)