Saat ini, pasar-pasar di daerah pedesaan dan perbatasan telah menyediakan dan memajang barang-barang untuk memenuhi kebutuhan belanja menjelang Tet (Tahun Baru Imlek).

Pasar Hoa Binh (Komune Ninh Dien) adalah salah satu pasar perbatasan, terletak sekitar 7 km dari Gerbang Perbatasan Nasional Phuoc Tan, di sepanjang Jalan Provinsi 781, sehingga memudahkan perjalanan dan perdagangan. Pasar Hoa Binh bukan hanya tempat jual beli tetapi juga titik pertukaran budaya antara masyarakat Vietnam dan Kamboja. Para pedagang di pasar fasih berbahasa Vietnam dan Kamboja untuk berkomunikasi.
Saat ini, kios-kios pasar dipenuhi dengan lebih banyak barang-barang Tet (Tahun Baru Imlek) seperti kue, selai, permen, berbagai minuman, dan persembahan untuk ibadah. Yang menarik, pasar ini juga menawarkan banyak produk khas Kamboja, seperti gula aren kering, gula aren cair, dan ayam kate hitam.

Ibu Tran Thi Hien, yang telah berjualan bahan makanan di pasar Hoa Binh selama bertahun-tahun, berbagi: "Pada tahun-tahun sebelumnya di waktu ini, cukup banyak pelanggan yang datang ke pasar untuk membeli barang-barang kebutuhan Idul Fitri. Tahun ini, daya beli menurun. Semoga, menjelang Idul Fitri, jumlah pelanggan yang datang ke pasar akan meningkat."
Bapak Truong Van Cong, yang bertanggung jawab mengelola Pasar Hoa Binh, mengatakan: "Pada liburan Tet kali ini, para pedagang telah menyiapkan beragam barang dagangan yang cukup lengkap, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat."
Suasana Tet (Tahun Baru Imlek) juga sangat terasa di Pasar Perbatasan di komune Hoa Hoi. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar perbatasan ini telah ditingkatkan dan direnovasi, menjadi cukup luas dan indah. Saat ini, di dalam aula pasar, barang-barang Tet dipajang secara menarik untuk memenuhi kebutuhan belanja masyarakat.
Bapak dan Ibu Nguyen Van Suon telah terlibat dengan Pasar Perbatasan selama lebih dari 20 tahun. Mereka ingat bahwa beberapa tahun yang lalu, banyak orang dari Kamboja datang untuk berbelanja di sana. Biasanya, pasar tersebut tidak menjual banyak kue dan camilan tradisional Tahun Baru Imlek. Selama Tahun Baru Imlek, orang Kamboja sering datang ke sini untuk berkunjung dan membeli beberapa kue, selai, dan makanan ringan lainnya untuk dinikmati.
Namun, sejak pandemi Covid-19, hanya sedikit orang dari negara tetangga yang datang ke sini untuk berbelanja. Saat ini, para pedagang terutama menjual kepada penduduk setempat. Menurut Bapak Suon, alasan pasar perbatasan ini secara bertahap kehilangan pelanggan dari negara tetangga adalah karena di Kamboja, barang-barang Tet (Tahun Baru Imlek) sekarang dijual lebih luas dan lebih beragam daripada sebelumnya.

Pasar Perbatasan saat ini menawarkan beragam hasil bumi segar seperti sayuran, umbi-umbian, daging, dan ikan, serta makanan khas provinsi Tay Ninh seperti kertas beras kering, garam udang cabai, dan kerajinan tangan serta makanan khas Kamboja seperti wig, cat kuku, dan berbagai jenis gula aren. Barang-barang di sini harganya cukup terjangkau, dan diharapkan menjelang Tết (Tahun Baru Imlek), pasar perbatasan ini akan menarik banyak pelanggan, baik penduduk lokal maupun dari Kamboja, untuk berbelanja di sini.
Sumber: https://baotayninh.vn/cho-bien-gioi-vao-mua-tet-138715.html







Komentar (0)