Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Ketua DPR Ingin Cari Solusi Bagi Anak Muda untuk Memulai Usaha Kreatif

VnExpressVnExpress15/09/2023

Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue berharap Konferensi Parlemen Muda Global akan membahas dan menemukan solusi bagi kaum muda untuk menunjukkan peran mereka dalam transformasi digital, serta menyebarkan semangat kewirausahaan dan inovasi dengan kuat.

Berbicara di Konferensi Parlemen Muda Global pada pagi hari tanggal 15 September, Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue mengatakan bahwa Vietnam telah menetapkan dua tujuan pembangunan: pada tahun 2030, Vietnam akan menjadi negara berkembang dengan industri modern dan pendapatan rata-rata yang tinggi. Pada tahun 2045, Vietnam akan menjadi negara maju dengan pendapatan tinggi.

Melalui konferensi tersebut, Ketua Majelis Nasional berharap para delegasi akan berdiskusi dan menemukan solusi bagi organisasi internasional, komunitas bisnis, dan kaum muda untuk menunjukkan peran mereka dalam transformasi digital yang berkelanjutan dan aman; transisi energi yang adil, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Menurut Bapak Hue, Vietnam dan dunia sedang menghadapi peristiwa-peristiwa tak terduga akibat pandemi Covid-19, konflik geopolitik , ketidakstabilan di pasar pangan, energi, keuangan, dan mata uang, serta gangguan dalam rantai pasokan. Hal ini memperlambat implementasi Agenda Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2030, sehingga menyulitkan pencapaian tujuan-tujuan tersebut.

Selain itu, masalah keamanan non-tradisional, terutama dampak negatif perubahan iklim, secara langsung memengaruhi masyarakat, keamanan, dan pembangunan setiap negara.

Oleh karena itu, ia juga mengusulkan untuk fokus membahas solusi guna mempererat kerja sama dalam inovasi operasi ekonomi, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dan menciptakan kekuatan pendorong baru bagi pertumbuhan ekonomi.

Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue berpidato di konferensi pada pagi hari tanggal 15 September. Foto: Media Majelis Nasional

Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue berpidato di konferensi pada pagi hari tanggal 15 September. Foto: Media Majelis Nasional

Dalam pidatonya di konferensi tersebut, Presiden Vo Van Thuong mengatakan bahwa kaum muda memiliki keunggulan dalam memanfaatkan peluang, terutama yang dihadirkan oleh Revolusi Industri Keempat. "Inilah kekuatan yang memegang kunci untuk membuka pintu-pintu baru, cara-cara berpikir dan bertindak baru guna secara efektif menangani tantangan global bersama di masa kini dan masa depan," ujar kepala negara dalam sebuah video yang dikirimkan ke konferensi tersebut.

Presiden mengatakan bahwa pembangunan berkelanjutan melalui transformasi digital dan inovasi mencerminkan keprihatinan bersama tentang cara memanfaatkan pencapaian luar biasa yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Di dalamnya, ia menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam pembangunan berkelanjutan, memperluas partisipasi pemuda dalam memecahkan masalah global, berkontribusi pada perdamaian dan kesejahteraan bagi semua negara di dunia.

Presiden Vo Van Thuong percaya bahwa Majelis Nasional Vietnam akan terus bekerja sama dengan parlemen negara lain, sehingga memberikan kontribusi praktis dan efektif bagi perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan dan dunia.

Para delegasi yang menghadiri Konferensi Parlemen Muda Global pada pagi hari tanggal 15 September. Foto: Media Majelis Nasional

Para delegasi yang menghadiri Konferensi Parlemen Muda Global pada pagi hari tanggal 15 September. Foto: Media Majelis Nasional

Dunia sedang menghadapi krisis iklim, kata Tomas Lamanauskas, wakil sekretaris jenderal Persatuan Telekomunikasi Internasional. "Musim panas ini merupakan yang terpanas dalam beberapa tahun terakhir dan telah menyaksikan banyak kebakaran serius. Ini merupakan manifestasi dari perubahan iklim," ujarnya, seraya menambahkan bahwa tindakan yang ada saat ini tidak cukup karena negara-negara terus mengeluarkan emisi dalam jumlah besar.

Dalam konteks ini, Bapak Tomas Lamanauskas menekankan perlunya memanfaatkan kekuatan teknologi digital untuk menyelamatkan planet ini dan mengembalikannya ke jalur semula. Oleh karena itu, negara-negara harus memilih jalur pembangunan berkelanjutan; memanfaatkan potensi teknologi untuk mengatasi dampak krisis perubahan iklim. Negara-negara perlu meningkatkan efisiensi transportasi; mendukung penanggulangan bencana. Bapak Lamanauskas mendesak negara-negara untuk meningkatkan infrastruktur digital, memastikan akses yang aman, dan kecepatan data yang wajar.

Tema Konferensi Parlemen Muda Global 2023 adalah "Peran pemuda dalam mendorong implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan melalui Transformasi dan Inovasi Digital". Di sini, para delegasi akan berpartisipasi dalam diskusi tematik: Transformasi Digital; Inovasi dan Kewirausahaan; Mempromosikan penghormatan terhadap keberagaman budaya untuk pembangunan berkelanjutan. Acara ini berlangsung mulai sekarang hingga 17 September.

vnexpress.net


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk