
Pada penutupan perdagangan di Tokyo, indeks Nikkei 225 berakhir di 63.339,07 poin, melonjak 1.654,93 poin (2,68%), melampaui rekor tertinggi sebelumnya di 63.272,11 poin yang tercatat pada 13 Mei.
Demikian pula di pasar Korea Selatan, indeks KOSPI naik 32,12 poin (0,41%) menjadi 7.847,71 poin, memperpanjang tren kenaikannya untuk sesi kedua berturut-turut.
Warna hijau juga menyebar kuat di Tiongkok. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,9% menjadi 25.612,62 poin, sementara indeks Shanghai Composite di Shanghai naik 0,9% menjadi 4.112,90 poin.
Bursa-bursa lain di Sydney, Jakarta, Mumbai, Bangkok, Manila, Singapura, dan Kuala Lumpur juga mencatatkan kenaikan positif, menghasilkan sesi perdagangan yang menggembirakan di seluruh wilayah tersebut.
Sentimen investor menguat sepanjang sesi perdagangan berkat harapan bahwa kemajuan diplomatik dapat menstabilkan pasokan energi setelah berminggu-minggu mengalami volatilitas. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan upaya untuk mengakhiri konflik dapat membuat kemajuan positif dengan dukungan mediator Pakistan. Namun, Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa pembicaraan tetap rapuh dan menekankan bahwa AS siap bertindak jika tidak menerima respons yang memuaskan.
Selain itu, pasar tetap berhati-hati karena harga minyak terus berfluktuasi. Beberapa investor tetap skeptis tentang kemungkinan terobosan dalam perundingan perdamaian antara AS dan Iran. Pada sore hari tanggal 22 Mei, harga minyak mentah Brent berjangka naik 2,4% menjadi $105,04 per barel.
Di pasar domestik, pada penutupan perdagangan tanggal 22 Mei, VN-Index turun 19,76 poin (1,04%) menjadi 1.877,13 poin. HNX-Index naik 3,14 poin (1,19%) menjadi 267,51 poin.
Sumber: https://baotintuc.vn/thi-truong-tien-te/chung-khoan-nhat-ban-thiet-lap-dinh-moi-cao-nhat-moi-thoi-dai-20260522155609526.htm








Komentar (0)