Kota Ho Chi Minh – Seorang guru taman kanak-kanak di Distrik 3 telah diskors dari pekerjaannya setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya berulang kali menampar seorang murid saat memberi makan menjadi viral.
Bapak Luong Trong Binh, Wakil Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik 3, mengatakan pada sore hari tanggal 7 April bahwa insiden tersebut terjadi di Taman Kanak-kanak No. 4 seminggu yang lalu.
Menurutnya, laporan sekolah menyatakan bahwa seorang siswa mengalami "kontak fisik" oleh guru selama waktu makan. Guru tersebut sedang hamil dan memiliki masalah kesehatan pada hari itu, yang menyebabkan perilaku yang tidak pantas. Dalam pertemuan selanjutnya dengan pihak sekolah dan keluarga siswa, ia mengakui kesalahannya dan meminta maaf.
"Guru itu sangat cemas," kata Bapak Binh.
Berdasarkan Keputusan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2023, guru perempuan tersebut dikenai tindakan disiplin karena sedang hamil.
Guru berbaju hitam itu berdiri setelah menampar wajah anak laki-laki tersebut. (Tangkapan layar)
Pada tanggal 29 Maret, sebuah video beredar di media sosial yang menunjukkan seorang guru berbaju hitam sedang memberi makan dua anak kecil. Dalam video tersebut, ia mendorong salah satu anak ke meja, menyebabkan anak itu duduk di lantai. Ketika anak itu berdiri, guru tersebut berulang kali memukul wajah dan kepalanya sebelum meninggalkan ruangan. Tak lama kemudian, guru tersebut kembali dan menyikut wajah anak itu lagi. Dalam video lain, guru tersebut terlihat memaksa kepala seorang anak masuk ke dalam mangkuk nasi.
Taman Kanak-kanak No. 4, yang didirikan pada tahun 1991, adalah sekolah negeri yang terletak di Kelurahan 4, Distrik 3. Sekolah ini saat ini memiliki dua kampus di 407 Dien Bien Phu dan 84A Cao Thang, menyediakan layanan penitipan anak untuk anak-anak berusia 16 bulan hingga 5-6 tahun.
Fajar
Tautan sumber







Komentar (0)