
1. Bagaimana lari membantu menurunkan berat badan?
Lari adalah salah satu olahraga penurunan berat badan yang paling populer. Ini adalah latihan sederhana dan murah yang dapat dilakukan di mana saja. Studi menunjukkan bahwa seseorang dengan berat 70 kg dapat membakar sekitar 372 kalori saat berlari selama 30 menit dengan kecepatan 8 km/jam.
Lari dianggap sebagai bentuk latihan kardio yang efektif yang meningkatkan detak jantung, mempercepat metabolisme, dan mendukung penurunan berat badan yang efektif. Saat berlari, tubuh membakar kalori untuk mempertahankan aktivitas, menciptakan defisit energi, yang diperlukan untuk penurunan lemak. Selain itu, aktivitas ini merangsang metabolisme, meningkatkan fungsi kardiovaskular, dan mendukung pengelolaan berat badan jangka panjang. Namun, untuk mencapai hasil penurunan berat badan yang optimal, lari perlu dikombinasikan dengan diet ilmiah dan jadwal latihan yang disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu.

2. Apakah berlari setiap hari membantu penurunan berat badan yang efektif?
Namun, menurut Dr. Nguyen Trong Thuy (mantan dokter tim sepak bola nasional dan U23 putra Vietnam), berlari setiap hari bukanlah cara optimal untuk menurunkan berat badan bagi semua orang. Berlari setiap hari untuk menurunkan berat badan, jika tidak dilakukan dengan benar, justru dapat lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat.
Menurut Dr. Nguyen Trong Thuy, secara teori, berlari meningkatkan pengeluaran energi, sehingga membantu penurunan berat badan. Namun, efektivitas lari harian bergantung pada banyak faktor: kondisi fisik, diet, tidur, dan intensitas latihan. Lebih lanjut, penelitian menunjukkan bahwa olahraga hanya berkontribusi sekitar 25-30% terhadap penurunan berat badan, sisanya bergantung pada diet dan tidur. Selain itu, latihan terus menerus tanpa waktu pemulihan dapat dengan mudah menyebabkan beban berlebih, meningkatkan risiko cedera seperti: kelelahan berkepanjangan, tendinitis, nyeri lutut, nyeri otot kronis, melemahnya imunitas, dan gangguan tidur.
Selain itu, latihan berlebihan merangsang produksi kortisol, hormon stres, yang menyebabkan tubuh menyimpan lebih banyak lemak, terutama di area perut. Bagi pemula atau mereka yang tidak memiliki latar belakang kebugaran, berlari setiap hari dapat memperlambat metabolisme dan menyebabkan kelelahan.

3. Cara terbaik berlari untuk menurunkan berat badan.
Menurunkan berat badan adalah proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan pemahaman yang baik tentang tubuh Anda. Untuk penurunan berat badan yang efektif, Dr. Nguyen Trong Thuy merekomendasikan:
- Anda sebaiknya hanya berlari 3-4 kali seminggu, diselingi dengan hari istirahat atau olahraga ringan. Selain itu, Anda harus meluangkan setidaknya 1-2 hari seminggu untuk istirahat atau olahraga ringan (berjalan kaki, yoga, dll.) agar tubuh Anda memiliki waktu untuk pulih, meningkatkan metabolisme, dan mengurangi risiko cedera otot dan sendi.
- Sesi latihan kekuatan sebaiknya dilakukan secara bergantian untuk meningkatkan massa otot.
- Para pemula dalam lari sebaiknya memulai dengan latihan intensitas rendah dan secara bertahap meningkatkan jarak dan kecepatan hingga tubuh mereka terbiasa dengan intensitas latihan tersebut.
- Pertahankan pola makan yang tepat: Kurangi karbohidrat olahan (nasi putih, roti putih...), tingkatkan asupan serat (sayuran hijau, biji-bijian utuh), prioritaskan protein tanpa lemak (ayam, ikan, tahu...), dan batasi gula dan lemak jenuh.
- Tidur yang cukup: Anda membutuhkan 7-8 jam tidur setiap malam. Dengan tidur yang cukup, tubuh Anda menjaga keseimbangan hormon yang mengontrol rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan leptin. Jika Anda kurang tidur, kadar ghrelin meningkat, membuat Anda menginginkan makanan, sementara kadar leptin menurun, sehingga sulit merasa kenyang. Selain itu, kurang tidur memperlambat metabolisme dan meningkatkan penyimpanan lemak, terutama di area perut.
- Pengelolaan stres: Stres berkepanjangan menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak kortisol (hormon yang meningkatkan nafsu makan, terutama untuk makanan manis dan berlemak). Kortisol juga dikaitkan dengan penyimpanan lemak di area perut dan memperlambat metabolisme. Istirahat yang cukup sangat penting. Meditasi, olahraga ringan, atau aktivitas relaksasi lainnya dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mendukung pengelolaan berat badan yang lebih efektif.
Sumber: https://baolaocai.vn/co-nen-chay-bo-moi-ngay-de-giam-can-post879517.html






Komentar (0)