Terkait kasus guru yang dituduh menampar murid saat ujian, pada 19 Mei, saat berbincang dengan VietNamNet, pimpinan Sekolah Menengah Nguyen Thi Minh Khai mengatakan bahwa unitnya baru saja menugaskan seorang guru untuk memberikan dukungan psikologis kepada TGVT, murid laki-laki kelas 8 yang terlibat dalam insiden tersebut.
Menurut pimpinan, T. memang sebelumnya sudah pernah mengalami gangguan psikologis, sehingga ketika kejadian tersebut dirinya merasa takut dan berdampak pada pelajaran dan ujiannya.
"Guru ini akan berkoordinasi dengan wali kelas untuk membantu T. dalam studinya sekaligus menstabilkan psikologinya," kata kepala Sekolah Menengah Nguyen Thi Minh Khai.
Sekolah Menengah Nguyen Thi Minh Khai. (Foto: HD)
Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 9 Mei, saat ujian Geografi semester kedua. Siswa TGVT menunjukkan tanda-tanda sedang melihat dokumen. Saat itu, guru NTX (pengawas ujian) menemukannya dan menampar wajah siswa T. Kejadian ini terekam oleh kamera sekolah.
Orang tua siswa mengajukan pengaduan terhadap guru tersebut kepada pihak sekolah. Sekolah Menengah Nguyen Thi Minh Khai mengirimkan tim inspeksi untuk memverifikasi dan mengonfirmasi insiden tersebut, lalu melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pada tanggal 17 Mei, Komite Rakyat Kelurahan Tan An, Kota Buon Ma Thuot mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Dalam pertemuan tersebut, Ibu X. mengakui telah menampar siswa T. dan meminta maaf kepada orang tua siswa tersebut.
Pihak berwenang sedang merampungkan berkas kasus untuk menangani guru perempuan tersebut sesuai hukum.
(Sumber: Vietnamnet)
Berguna
Emosi
Kreatif
Unik
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)