
Program ini menawarkan perjalanan pengalaman yang penuh warna dan menarik bagi anak-anak. Di Ruang Penemuan Anak dan Ruang Multimedia, mereka belajar tentang bendera nasional berbagai negara, mengenali jenis biji-bijian yang familiar, berlatih memainkan wayang, mencetak lukisan rakyat Dong Ho, dan mewarnai kostum tradisional Asia Tenggara.
Para siswa juga berkesempatan untuk mempelajari musik tradisional dan seni rakyat dari berbagai daerah melalui film dokumenter tentang warisan budaya.
Selain itu, anak-anak juga berkesempatan untuk mencoba permainan tradisional seperti Yut nori (permainan tradisional Korea), lempar tangkap, pacuan kuda, permainan kata, dan O An Quan (permainan papan tradisional), yang tidak hanya mengasah ketangkasan dan kemampuan berpikir mereka tetapi juga membantu mereka memahami lebih banyak tentang budaya hiburan dari berbagai kelompok etnis.

Khususnya di Ruang Korea di lantai 3 Gedung Kite, anak-anak berkesempatan untuk mencoba pakaian tradisional Korea, Hanbok, dan mempelajari lebih lanjut tentang budaya Negeri Kimchi. Tawa riang memenuhi udara saat anak-anak mengenakan sendiri pakaian Hanbok yang berwarna-warni, menciptakan momen-momen yang tak terlupakan.

Puncak acara program ini adalah pertunjukan wayang air yang dibawakan oleh kelompok wayang Dong Ngu ( Bac Ninh ) di Paviliun Air, yang menampilkan cerita rakyat yang berakar kuat dalam semangat pedesaan Delta Utara.
Dengan beragam aktivitas mulai dari eksplorasi, kreativitas, kesenangan, hingga pengalaman budaya, program "Mengetuk Pintu di Awal Musim Panas - Menjelajahi Warisan Budaya Bersama" adalah hadiah yang bermakna bagi anak-anak pada Hari Anak Internasional, 1 Juni.
Sumber: https://nhandan.vn/cung-kham-pha-di-san-van-hoa-tai-bao-tang-dan-toc-hoc-viet-nam-post966095.html








Komentar (0)