Pada tanggal 23 Januari, perwakilan dari Rumah Sakit Persahabatan Vietnam-Kuba di Dong Hoi ( provinsi Quang Tri ) mengumumkan bahwa dokter dan perawat rumah sakit tersebut telah berhasil melakukan operasi darurat pada seorang pasien dengan luka leher yang serius dan kompleks.
Menurut Dr. Tran Linh Giang, Kepala Departemen Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (Rumah Sakit Persahabatan Vietnam-Kuba di Dong Hoi), seorang pasien pria berusia 34 tahun dirawat di rumah sakit pada sore hari tanggal 22 Januari dengan luka terbuka di area leher.
Pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa pasien mengalami ruptur trakea, pneumotoraks signifikan di area leher, dan pembuluh darah yang putus menyebabkan kehilangan darah yang serius dan gagal napas berat.
Menyadari ini sebagai keadaan darurat yang sangat mendesak, rumah sakit dengan cepat menerapkan prosedur darurat komprehensif, mengerahkan berbagai spesialisasi untuk tindakan terkoordinasi. Pasien segera dipindahkan ke ruang operasi untuk mengendalikan jalan napas, menghentikan pendarahan, dan memperbaiki cedera kritis pada laring dan trakea. Setelah lebih dari 3 jam operasi, operasi berhasil, dan pasien diselamatkan dari kondisi kritis.
Menurut Dr. Tran Linh Giang, operasi tersebut dilakukan dalam kondisi yang sangat mendesak, membutuhkan koordinasi yang tepat dan keahlian tingkat tinggi dari tim multidisiplin. Pasien saat ini terus menerima pemantauan ketat dan perawatan intensif di rumah sakit.
Dr. Tran Linh Giang menjelaskan lebih lanjut bahwa cedera leher yang parah menghadirkan tantangan signifikan dalam keadaan darurat bedah. Perawatan meluas melampaui operasi dan berlanjut hingga periode pasca operasi, menimbulkan banyak risiko seperti infeksi, gangguan pernapasan, gangguan menelan, gangguan bicara, dan stenosis trakea.
Oleh karena itu, pemantauan ketat, perawatan komprehensif, dan kolaborasi multidisiplin memainkan peran penting dalam prognosis jangka panjang pasien.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/cuu-song-benh-nhan-co-vet-thuong-phuc-tap-vung-co-post1090153.vnp










Komentar (0)