Para penggemar HBO baru saja menerima kabar resmi bahwa serial hit "Euphoria" telah menyelesaikan penayangannya dengan total 26 episode. Sutradara dan pencipta Sam Levinson membagikan kabar ini langsung di Popcast, podcast musik New York Times. Dalam percakapan dengan pembawa acara Joe Coscarelli dan Jon Caramanica, Levinson mengkonfirmasi bahwa semuanya telah selesai. Tak lama kemudian, HBO juga mengkonfirmasi informasi tersebut kepada Variety.
Dengan demikian, episode berjudul "In God We Trust" pada dasarnya merupakan perpisahan untuk keseluruhan proyek televisi tersebut. Pemirsa yang tertarik dapat menemukan rangkuman episode terakhir yang dikumpulkan oleh Variety, beserta wawancara dengan aktor Adewale Akinnuoye-Agbaje dan Colman Domingo.
Kesimpulan ini bukanlah kejutan sepenuhnya. Aktris utama Zendaya sendiri telah beberapa kali mengisyaratkan bahwa proyek ini kemungkinan besar tidak akan berlanjut setelah musim ke-3. Terdapat jeda empat tahun antara musim ke-2 dan ke-3. Selama periode panjang itu, Zendaya dan para pemeran pendukungnya menjadi bintang papan atas. Jadwal mereka dipenuhi dengan proyek film blockbuster berskala besar. Jadwal yang padat ini merupakan salah satu alasan utama mengapa produksi musim ke-3 menghadapi risiko penundaan serius, seperti yang dilaporkan Variety pada tahun 2024.
Sam Levinson mengaku kepada Joe Coscarelli di The Times sebelum dimulainya musim baru bahwa ia selalu mencurahkan segenap hati dan jiwanya dalam menulis naskah untuk setiap musim seolah-olah itu adalah musim terakhirnya. Ketika didesak tentang kemungkinan musim keempat, sutradara itu dengan ragu-ragu mengakui bahwa ia tidak yakin. Levinson berbagi bahwa satu-satunya keinginannya saat ini adalah menghabiskan waktu berkualitas bersama istri dan anak-anaknya, membaca beberapa buku Elmore Leonard, atau menonton ulang film "Mrs. Miniver."

Dampak dari popularitas bintang dan arus berita hiburan.
Inti cerita "Euphoria" mengikuti sekelompok siswa SMA yang bergulat dengan kompleksitas masa muda. Mereka terus-menerus bergumul dengan narkoba, seks, penemuan jati diri, media sosial, trauma psikologis, cinta, dan persahabatan. Namun, di musim ketiga, alur cerita mengalami lompatan waktu yang signifikan. Para karakter mulai bergulat dengan nilai-nilai iman, mencari penebusan, dan bergulat dengan isu-isu seputar kejahatan.
Daya tarik film ini sebagian besar disebabkan oleh para pemainnya yang berbakat. Selain Zendaya, film ini juga menampilkan Hunter Schafer, Eric Dane, Jacob Elordi, Sydney Sweeney, Alexa Demie, Maude Apatow, Martha Kelly, Chloe Cherry, Adewale Akinnuoye-Agbaje, Toby Wallace, dan Colman Domingo. Di balik layar, Sam Levinson bertindak sebagai produser eksekutif bersama sejumlah kolaborator termasuk Ashley Levinson, Sara E. White, Kevin Turen, Ravi Nandan, Drake, Adel “Future” Nur, Ron Leshem, Daphna Levin, Hadas Mozes Lichtenstein, Mirit Toovi, Tmira Yardeni, Yoram Mokady, dan Gary Lennon.
Selain berita tentang HBO, pasar layanan streaming global juga mengalami perubahan signifikan. Baru-baru ini, Jaksa Agung Partai Republik Texas secara resmi mengajukan gugatan terhadap Netflix. Kantor kejaksaan Texas menuduh bahwa layanan tersebut merancang platformnya agar membuat ketagihan dan secara diam-diam melacak pengguna.
Dalam berita lain dari Amerika Selatan, Netflix Brasil sedang sibuk mempersiapkan peluncuran serial drama medis pertamanya. Rencana ini merupakan bagian dari jajaran konten eksklusif baru yang mencakup program khusus tentang misionaris, serial drama ketiga, dan komedi yang mengeksplorasi tema pernikahan terbuka.
Sumber: https://danviet.vn/dan-sao-euphoria-noi-loi-chia-tay-khan-gia-d1431394.html








Komentar (0)