Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Tanda-tanda kekurangan mikronutrien pada anak-anak

Báo Gia đình và Xã hộiBáo Gia đình và Xã hội01/06/2024


Mikronutrien terbagi menjadi dua kelompok: vitamin (A, B, C, D, E, dll.) dan mineral (kalsium, fosfor, besi, seng, yodium, dll.). Ini adalah zat-zat yang hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, tetapi berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan intelektual, menjaga dan meningkatkan kesehatan, serta mencegah penyakit, terutama pada anak-anak. Oleh karena itu, mengenali kekurangan mikronutrien pada anak sangatlah penting.

Mengapa anak-anak kekurangan mikronutrien?

Banyak orang tua keliru percaya bahwa hanya anak-anak yang pilih-pilih makanan atau kekurangan berat badan yang berisiko kekurangan gizi dan defisiensi mikronutrien. Padahal, setiap anak berpotensi berisiko kekurangan mikronutrien, bahkan anak-anak yang gemuk atau kelebihan berat badan/obesitas.

Anak-anak kecil sangat rentan terhadap kekurangan mikronutrien karena berbagai alasan seperti:

  • Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi ibu tidak selalu terpenuhi.
  • Bayi prematur atau bayi dengan berat badan rendah saat lahir.
  • Bayi tumbuh pesat setelah lahir.
  • Pola makan anak tersebut kurang beragam dalam kelompok makanan.
  • Anak-anak sering menderita penyakit saluran pencernaan, yang menyebabkan penyerapan nutrisi yang buruk.

Gejala kekurangan mikronutrien pada anak-anak

Ketika anak-anak kekurangan mikronutrien, mereka akan menunjukkan gejala-gejala seperti:

  • Pertambahan berat badan yang lambat, pertumbuhan tinggi badan yang lambat, erupsi gigi yang lambat.
  • Sering menangis, kesulitan tidur, mudah terkejut, dan berkeringat di malam hari.
  • Kehilangan nafsu makan, pilih-pilih makanan, tidak menikmati makanan.
  • Diare, rinitis, faringitis, dan lain-lain yang sering terjadi.
  • Kulit pucat, rambut rontok, kuku rapuh.
Dấu hiệu nhận biết trẻ thiếu vi chất dinh dưỡng- Ảnh 2.

Mikronutrien sangat penting untuk perkembangan anak. (Gambar ilustrasi.)

Kekurangan mikronutrien pada anak seringkali mudah diidentifikasi melalui kebiasaan makan dan gaya hidup sehari-hari mereka. Namun, untuk secara akurat menentukan nutrisi apa yang kurang pada anak dan bagaimana cara melengkapinya, orang tua harus proaktif membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan yang bereputasi untuk pemeriksaan.

Banyak orang tua bertanya-tanya bagaimana kekurangan mikronutrien dapat memengaruhi kesehatan anak. Pada kenyataannya, kebutuhan nutrisi anak tidak tinggi, tetapi mikronutrien sangat penting.

Konsumsi mikronutrien yang tidak tepat atau tidak mencukupi dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti:

  • Kekurangan kalsium dan vitamin D: Menyebabkan pertumbuhan terhambat, rakhitis, keterlambatan erupsi gigi, dan keterlambatan berjalan pada anak-anak.
  • Kekurangan zat besi: Menyebabkan anemia dan infeksi saluran pernapasan, serta infeksi bakteri pada anak-anak.
  • Kekurangan vitamin A: Anak-anak lebih rentan terhadap infeksi seperti diare, infeksi saluran pernapasan, kekeringan kornea, dan kebutaan...
  • Kekurangan yodium: Anak-anak yang kekurangan yodium akan mengalami keterlambatan perkembangan intelektual, pertumbuhan terhambat, dan gangguan kognitif. Mereka juga lebih rentan terhadap penyakit tiroid.
  • Kekurangan seng: Menyebabkan pertumbuhan terhambat, nafsu makan buruk, dan penurunan imunitas pada anak-anak. Mereka lebih rentan terhadap infeksi, kekurangan gizi, dan keterlambatan perkembangan tinggi badan.

Di antara mikronutrien ini, vitamin D, zat besi, yodium, dan seng adalah vitamin dan mineral yang paling rentan mengalami kekurangan pada anak-anak. Bahkan anak-anak yang tidak kekurangan gizi pun masih bisa mengalami kekurangan karena pola makan yang tidak seimbang. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk memeriksakan anak-anak mereka terhadap kekurangan mikronutrien, karena ini akan membantu mendeteksi dan melengkapi kekurangan tersebut sejak dini.

Cara termudah untuk memeriksa kadar mikronutrien dan tingkat kekurangannya dalam tubuh anak adalah melalui tes darah. Tes ini dapat diterapkan pada mikronutrien seperti zat besi, kalium, kalsium, seng , dan lain-lain. Jika Anda mencurigai anak Anda mengalami kekurangan mikronutrien, Anda dapat membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan kekurangan mikronutrien.

  • Pengujian kekurangan mikronutrien pada anak dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah dasar berikut:
  • Pemeriksaan hitung sel darah lengkap (CBC) digunakan untuk mendiagnosis anemia pada anak-anak.
  • Kadar serum besi dan feritin dianalisis untuk mendiagnosis kekurangan zat besi.
  • Analisis seng, magnesium, dan lain-lain, digunakan untuk mendiagnosis kekurangan seng dan magnesium.
  • Tes kalsium darah dan kalsium terionisasi: Mendeteksi kekurangan kalsium yang memengaruhi perkembangan anak.

Selain pemeriksaan kekurangan mikronutrien pada anak-anak, untuk membantu memastikan kesehatan mereka, para ibu sebaiknya membawa anak-anak mereka untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin setiap enam bulan sekali guna membantu mendeteksi potensi penyakit sejak dini dan menerima pengobatan tepat waktu.

Singkatnya : Mikronutrien sangat penting untuk perkembangan anak. Meskipun tubuh anak hanya membutuhkan sedikit sekali, kekurangan mikronutrien dapat menyebabkan konsekuensi serius.

Cara paling proaktif dan aman untuk mencegah kekurangan mikronutrien pada anak adalah melalui sumber makanan, dengan menambahkan vitamin dan mineral dalam setiap makanan. Oleh karena itu, orang tua perlu mendiversifikasi dan menggabungkan berbagai jenis makanan dari empat kelompok makanan: karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral dalam setiap makanan. Menu harus diubah secara teratur sejak anak mulai mengonsumsi makanan padat.

Selain itu, mendorong anak-anak untuk berolahraga dengan benar juga merupakan solusi pendukung yang membantu meningkatkan penyerapan nutrisi secara efektif.

Dokter Tran Minh Hau



Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/dau-hieu-nhan-biet-tre-thieu-vi-chat-dinh-duong-172240601075114248.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk