Apakah kebiasaan sering menyimpan ponsel di saku celana memengaruhi kemampuan seksual dan fungsi reproduksi? (Pria, 29 tahun, Ha Giang).
Membalas:
Saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sinyal Wi-Fi atau telepon seluler memengaruhi kesuburan. Belum ada penelitian ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa telepon seluler memengaruhi fungsi ereksi atau fungsi seksual pada pria secara umum. Namun, telepon seluler memang memiliki dampak signifikan pada motilitas dan morfologi sperma.
Faktanya, telepon seluler dapat memengaruhi kesuburan pria melalui panas yang dihasilkannya. Paparan suhu tinggi dapat menyebabkan kelainan sperma. Menyimpan telepon seluler di saku celana dapat meningkatkan suhu testis karena kontak yang terlalu dekat, yang berdampak negatif pada kesuburan pria.
Oleh karena itu, paparan radiasi ponsel yang berkepanjangan akan lebih memengaruhi kesuburan daripada fungsi seksual. Menggunakan ponsel sebagai teman yang tak terpisahkan akan menyebabkan gangguan pada ritme sirkadian, terutama kualitas tidur.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility dari American Society for Reproductive Medicine menunjukkan bahwa pria yang menggunakan telepon seluler lebih dari empat jam sehari memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dan motilitas sperma yang berkurang dibandingkan dengan mereka yang menggunakan telepon seluler lebih sedikit. Namun, studi ini dianggap tidak dapat diandalkan karena ukuran sampelnya yang kecil dan fakta bahwa studi ini mengabaikan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kesuburan pria, seperti merokok, konsumsi alkohol, dan obesitas.
Disfungsi seksual dapat disebabkan oleh kebiasaan, lingkungan, dan kualitas hubungan seksual. Untuk mengetahui penyebab dan pengobatan yang tepat, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk penilaian kesehatan seksual yang komprehensif.
Dr. Phan Chi Thanh , Departemen Rawat Jalan, Rumah Sakit Obstetri dan Ginekologi Pusat
Tautan sumber







Komentar (0)