Pada pagi hari tanggal 24 Mei, hampir 52.000 kandidat di seluruh provinsi mengikuti ujian Matematika, yang menggabungkan soal esai dan pilihan ganda, dengan batas waktu 120 menit.
Menurut banyak guru, ujian tahun ini memiliki struktur yang masuk akal, memastikan kriteria seleksi terpenuhi dan secara jelas membedakan kemampuan siswa.
Ibu Pham Thi Hong Nhung, seorang guru di Sekolah Menengah Tran Bich San (kelurahan Nam Dinh), percaya bahwa ujian tersebut berfokus pada penilaian kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan mereka. Menurutnya, soal-soalnya terstruktur dengan baik dan efektif, terutama soal nomor 5 (geometri bagian b) dan soal nomor 6 (bagian b). Soal-soal ini membutuhkan pemikiran logis, kemampuan menghubungkan pengetahuan, dan keterampilan presentasi yang kuat dari siswa untuk mencapai nilai tinggi.
Namun, Ibu Nhung juga mencatat bahwa sebagian besar pertanyaan berada dalam standar pengetahuan dasar. Oleh karena itu, siswa yang memiliki pemahaman yang kuat tentang kurikulum dan telah berlatih keterampilan mereka dengan cukup dapat mencapai nilai rata-rata yang cukup baik.
Senada dengan pendapat tersebut, Bapak Nguyen Van Thuong, seorang guru di Sekolah Menengah Nam Thang (Komune Nam Hong), menilai ujian tersebut cukup mudah dikerjakan oleh siswa, sekaligus memiliki diferensiasi yang jelas di setiap tingkatan. Menurut Bapak Thuong, siswa yang berprestasi di atas rata-rata mampu meraih sekitar 9 poin.
Setelah meninggalkan ruang ujian dengan perasaan cukup rileks, banyak kandidat mengatakan bahwa ujiannya tidak terlalu sulit, tetapi masih ada beberapa pertanyaan menantang untuk membedakan antara siswa yang baik dan siswa yang unggul.
Do Phuong Anh, seorang siswa yang mengikuti ujian di Sekolah Menengah Hoang Van Thu (kelurahan Nam Dinh), berbagi bahwa ia merasa soal-soal pengetahuan dasar dan aplikasinya cukup mudah. Namun, bagian b dari soal nomor 6 terbukti sulit karena membutuhkan beberapa langkah penalaran dan presentasi yang terstruktur dengan baik. “Saya menyesal tidak menyelesaikan soal ini sepenuhnya, tetapi secara keseluruhan ujiannya dapat dikerjakan dan sangat sesuai dengan materi ulasan, jadi saya cukup percaya diri. Saya pikir saya bisa mendapatkan sekitar 9 poin,” kata Phuong Anh.
Sementara itu, Tran Dinh Gia Bao, yang mengikuti ujian di SMA My Tho (Komune Phong Doanh), berkomentar bahwa soal-soal ujian tidak terlalu sulit tetapi jelas membedakan kemampuan siswa pada soal-soal selanjutnya. Menurut Gia Bao, soal-soal dasar memudahkan siswa untuk mendapatkan poin, sedangkan soal-soal aplikasi tingkat lanjut membutuhkan pemikiran kritis dan ketelitian. “Saya membuat kesalahan pada bagian b soal nomor 2 dan menghabiskan cukup banyak waktu pada soal nomor 6, jadi saya tidak menyelesaikannya sebaik yang saya harapkan. Meskipun begitu, saya berharap mendapatkan sekitar 8,5 poin,” kata Gia Bao.
Menurut laporan dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Ninh Binh , 52.219 kandidat terdaftar untuk mengikuti ujian, di mana 51.950 mengikuti ujian Matematika, dengan 269 absen. Satu kandidat didiskualifikasi dari ujian Matematika. Penyelenggaraan ujian dinilai aman, serius, dan sesuai dengan peraturan.
Hasil ujian dan nilai batas penerimaan untuk sekolah menengah atas negeri diperkirakan akan diumumkan paling lambat tanggal 8 Juni. Sekolah akan menerima pengajuan banding mulai tanggal 13 hingga 16 Juni, dan proses banding akan selesai sebelum tanggal 25 Juni.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/de-toan-thi-lop-10-o-ninh-binh-vua-suc-co-tinh-phan-hoa-ro-ret-post778985.html








Komentar (0)