1. Ekonomi Zona Euro menunjukkan tanda-tanda pemulihan: Aktivitas bisnis di Zona Euro terus menurun pada Juni 2026, tetapi lajunya melambat, menunjukkan stabilisasi ekonomi secara bertahap. Menurut survei S&P Global yang dirilis pada 23 Juni, Indeks Manajer Pembelian (PMI) komposit Zona Euro mencapai 49,5 poin, naik dari 48,5 poin pada Mei 2026 dan merupakan level tertinggi dalam tiga bulan. Meskipun masih di bawah ambang batas 50 poin, hasil ini menunjukkan bahwa penurunan ekonomi telah mereda.

2. Presiden AS menandatangani perintah eksekutif untuk meningkatkan teknologi komputasi kuantum: Presiden AS Donald Trump baru saja menandatangani dua perintah eksekutif yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan komputasi kuantum dan memperkuat keamanan siber nasional. Perintah tersebut mewajibkan lembaga pemerintah , termasuk Departemen Energi, Perdagangan, dan Pertahanan, serta komunitas intelijen, untuk bekerja sama erat dengan sektor swasta untuk mengembangkan komputer kuantum yang mampu diaplikasikan secara praktis pada tahun 2028. Langkah ini disertai dengan inisiatif pendanaan sebesar $2 miliar dari Departemen Perdagangan AS untuk mempromosikan produksi dan komersialisasi teknologi kuantum, dan untuk meningkatkan kapasitas pengembangan dan aplikasi praktisnya.
3. Suku bunga tinggi terus menghambat pemulihan pasar perumahan AS: Pasar perumahan AS diproyeksikan tetap lesu pada tahun 2026 dan 2027 karena suku bunga hipotek tetap tinggi, mengurangi akses masyarakat terhadap perumahan. Menurut survei Reuters terbaru terhadap para ahli ekonomi dan real estat, suku bunga hipotek jangka tetap 30 tahun, jenis yang paling umum di AS, saat ini sekitar 6,6% dan diproyeksikan hanya akan menurun perlahan dalam waktu dekat. Suku bunga rata-rata dapat mencapai 6,4% pada kuartal ketiga dan 6,3% pada akhir tahun ini, dan tetap di atas 6% setidaknya hingga tahun 2028.
4. Pemulihan Industri Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil di Tiongkok: Perusahaan-perusahaan industri Tiongkok mempertahankan pertumbuhan yang stabil dan menunjukkan ketahanan yang kuat dalam lima bulan pertama tahun ini, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Menurut data yang dirilis oleh Administrasi Perpajakan Negara Tiongkok, pendapatan penjualan perusahaan-perusahaan industri di seluruh negeri meningkat sebesar 6,8% secara tahunan. Lembaga tersebut menyatakan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh inovasi, pengembangan berkualitas tinggi, dan transformasi hijau, yang mencerminkan pemulihan sektor manufaktur yang solid dan prospek positif bagi perekonomian Tiongkok.

5. Yen mendekati titik terendah 40 tahun terhadap dolar AS: Pada 23 Juni, menteri keuangan Jepang menyatakan bahwa negara tersebut siap mengambil langkah-langkah tegas di tengah penurunan tajam yen, yang sangat dekat dengan titik terendah 40 tahun terhadap dolar AS. Mata uang Jepang telah terus mengalami depresiasi selama bertahun-tahun dan menghadapi tekanan penurunan baru karena dampak konflik di Timur Tengah dan perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang.
6. Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Keuangan Digital Uni Eropa: Uni Eropa (UE) mengambil langkah signifikan lainnya dalam upayanya membangun kedaulatan keuangan digital ketika Komite Urusan Ekonomi dan Moneter Parlemen Eropa memberikan suara pada kerangka hukum untuk euro digital pada tanggal 23 Juni. Ini merupakan tonggak penting dalam proyek yang diprakarsai oleh Bank Sentral Eropa pada tahun 2021 untuk membawa euro ke era digital dan mengurangi ketergantungan pada sistem pembayaran asing. Jika disetujui, RUU tersebut akan memasuki fase negosiasi akhir sebelum menyelesaikan kerangka hukum, membuka jalan bagi penerapan euro digital pada tahun 2029.

7. Iran dan AS menyelesaikan pembicaraan teknis di Swiss: Pada 23 Juni, media pemerintah Iran melaporkan bahwa pembicaraan teknis antara Iran dan AS di Swiss telah selesai, dengan kedua pihak sepakat untuk membentuk kelompok kerja mengenai isu-isu spesifik. Kantor berita pemerintah IRNA mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi yang mengatakan bahwa para negosiator memutuskan untuk membentuk empat kelompok kerja mengenai pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi dan pembangunan ekonomi, serta mekanisme untuk memantau dan menegakkan perjanjian tersebut.
Sumber: https://baotintuc.vn/kinh-te/diem-tin-kinh-te-the-gioi-noi-bat-ngay-2362026-20260623205329099.htm










