Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial sedang berkonsultasi dengan kementerian dan lembaga untuk menyampaikan kepada Perdana Menteri usulan hari libur Hari Nasional 2024 bagi pejabat, pegawai negeri sipil, pegawai negeri sipil, dan pegawai lembaga administratif, organisasi politik , organisasi sosial politik (selanjutnya disebut pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil), serta karyawan perusahaan.
Opsi: Pegawai negeri sipil dan pegawai negeri diberikan 2 hari libur sesuai peraturan, termasuk tanggal 2 September dan hari setelah Hari Nasional, tanggal 3 September.
Khususnya dengan rencana ini, pada kesempatan libur Hari Nasional tahun 2024, Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Negeri Sipil akan mendapatkan libur selama 4 hari, yaitu mulai hari Sabtu, tanggal 31 Agustus 2024 sampai dengan hari Selasa, tanggal 3 September 2024 (termasuk 2 hari libur Hari Nasional, 1 hari libur mingguan, dan 1 hari libur pengganti hari libur mingguan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat 3 Undang-Undang Ketenagakerjaan).
Pilihan 2: Pegawai negeri sipil dan pegawai negeri akan mendapat libur pada tanggal 2 September dan satu hari sebelum Hari Nasional, yaitu tanggal 1 September.
Khusus dengan rencana ini, pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil akan mendapatkan libur selama 4 hari berturut-turut terhitung sejak Sabtu, 31 Agustus 2024 sampai dengan Selasa, 3 September 2024.
Meskipun kedua opsi tersebut memiliki 4 hari libur berturut-turut, Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial mengusulkan opsi 1 untuk libur Hari Nasional 2024 karena memiliki keuntungan mengurangi prosedur administratif dan tidak perlu mengatur hari libur mingguan sebagaimana diamanatkan dalam Klausul 3, Pasal 111 Kode Ketenagakerjaan.
Bagi pegawai, Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial mewajibkan agar berdasarkan kondisi aktual dan jadwal libur bagi pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil, pengusaha mengatur jadwal libur Hari Nasional bagi pegawainya (pengusaha dihimbau untuk menerapkan waktu libur bagi pegawai sebagaimana yang ditetapkan bagi pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil).
Untuk libur Hari Nasional 2024, pemberi kerja memutuskan untuk memberikan karyawan 2 hari libur (2 September dan sehari sebelum atau sesudahnya).
Apabila hari libur dalam seminggu tersebut bertepatan dengan hari libur Nasional, maka pengusaha wajib memberikan hari libur mingguan pengganti kepada pekerja pada hari kerja berikutnya sesuai dengan ketentuan Pasal 111 ayat 3 Undang-Undang Ketenagakerjaan.
Khususnya, di samping jadwal libur Hari Nasional, Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial juga mengusulkan jadwal libur Tahun Baru Imlek selama 7 hari.
Selain itu, menurut ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan, karyawan berhak atas satu hari libur pada Hari Tahun Baru. Pada tahun 2024, tanggal 1 Januari jatuh pada hari Senin, sehingga karyawan hanya berhak atas satu hari libur dengan gaji penuh.
Namun, tanggal 30 dan 31 Desember 2023 jatuh pada hari Sabtu dan Minggu, sehingga pejabat, pegawai negeri sipil, pegawai negeri sipil, dan pegawai di instansi negara akan diliburkan selama tiga hari. Periode tersebut berlaku mulai 30 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024.
Bagi karyawan, libur satu hari dalam seminggu, libur tahun baru 2 hari, terhitung mulai tanggal 31 Desember 2023 sampai dengan tanggal 1 Januari 2024.
Catatan: Jika hari libur mingguan bertepatan dengan hari libur Nasional, pengusaha wajib memberikan hari libur mingguan kompensasi kepada pekerja pada hari kerja berikutnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 111 Klausul 3 Kode Ketenagakerjaan.
Truc Chi (menurut Thanh Nien, Dan Tri)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)