Kincir air umumnya digunakan di dataran tinggi Vietnam Barat Laut atau bagian barat provinsi Thanh Hoa. Namun, di desa Quang Tho, komune Vu Quang ini, masyarakat juga menggunakan kincir air untuk mengalirkan air ke ladang mereka, menunjukkan kearifan lokal dalam produksi pertanian dan menjadi ciri khas daerah pegunungan ini.

Keluarga Bapak Dinh Xuan Dieu, yang tinggal di Dusun 1, Quang Tho, Desa Vu Quang, mengolah sawah seluas 3 sao (sekitar 0,3 hektar) di daerah Dong Cua. Daerah ini lebih tinggi dari sungai dan tidak terhubung dengan sistem penyediaan air dari waduk atau irigasi, sehingga sangat sulit untuk mendapatkan sumber air yang andal untuk produksi. Oleh karena itu, setiap kali musim tanam dimulai, keluarga Bapak Dieu membangun kincir air untuk membawa air dari sungai ke sawah mereka. Menurut Bapak Dieu, praktik membangun kincir air telah diwariskan dari generasi ke generasi dalam keluarganya dan masyarakat setempat.


Desa 1 Quang Tho, komune Vu Quang, memiliki hampir 10 hektar sawah di dataran tinggi tetapi tidak memiliki waduk, bendungan, atau saluran irigasi. Untuk mendukung produksi, penduduk desa telah membuat kincir air. Kincir air ini dibangun dari bahan-bahan alami lokal yang mudah didapat seperti bambu dan rotan. Desainnya terdiri dari roda besar dengan pipa bambu yang terpasang di sekeliling tepinya. Roda tersebut ditempatkan di aliran sungai dengan arus yang kuat. Ketika air mendorong roda untuk berputar, pipa bambu mengumpulkan air dari sungai dan menyalurkannya ke palung bambu yang berada di posisi lebih tinggi, dari mana air kemudian diangkut melalui sistem pipa ke sawah.
Bapak Pham Van Chien, Sekretaris Cabang Partai Dusun Quang Tho 1, Komune Vu Quang, mengatakan: “Kami tahu bahwa berinvestasi dalam sistem irigasi di lahan pertanian yang terfragmentasi dan kecil sangat sulit. Oleh karena itu, masyarakat di sini telah memelihara kincir air untuk melanjutkan produksi, mencegah lahan pertanian terbengkalai. Selain itu, kincir air juga membuat pedesaan lebih damai.”


Kincir air adalah sistem irigasi inovatif buatan tangan yang memanfaatkan kekuatan air alami untuk memompa air ke atas bukit guna mengairi sawah menggunakan pipa bambu. Bapak Nguyen Van Hung dari desa Quang Tho, Dusun 1, mengatakan: "Kakek-nenek dan orang tua kami telah membuat kincir air seperti ini sejak zaman mereka. Kami masih melestarikan dan mengajarkan anak-anak dan cucu-cucu kami cara membuatnya untuk mengatasi kesulitan dalam irigasi untuk produksi pertanian, sekaligus berkontribusi pada pelestarian tradisi budaya masyarakat."


Di tengah kehidupan modern, kincir air pedesaan ini terus berputar tanpa lelah, melestarikan kenangan pedesaan dan menegaskan kreativitas serta ketahanan setiap petani dalam kerja dan produksi mereka. Kincir air ini bukan hanya simbol keterampilan dan kreativitas dalam budidaya pertanian, tetapi kini juga memiliki potensi besar untuk pengembangan ekowisata , wisata budaya, dan pengembangan masyarakat.
Sumber: https://baohatinh.vn/doc-dao-guong-xe-nuoc-o-xa-vu-quang-post301757.html








Komentar (0)