Gelombang kekerasan telah mengguncang Gaza sementara perundingan untuk mencapai gencatan senjata dan pembebasan sandera dilanjutkan di Qatar. Israel mengonfirmasi pada 4 Januari bahwa perundingan berlangsung di Qatar, dan kemarin surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa sebuah pesawat pemerintah telah kembali dari Qatar setelah perundingan.
Beberapa warga sipil tewas saat Israel menyerang target Hamas di Gaza
Hasil perundingan belum jelas, tetapi setelah pesawat kembali, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan dialog keamanan darurat pada sore hari tanggal 5 Januari dengan partisipasi Menteri Pertahanan Israel Katz, Menteri Keamanan Nasional Ben-Gvir, dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, menurut Radio Angkatan Darat Israel. Sebelumnya, Menteri Katz mengonfirmasi bahwa Perdana Menteri Netanyahu telah memberikan instruksi rinci mengenai isi perundingan, setelah sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, merilis video seorang sandera Israel yang disandera di Gaza.
Kendaraan militer Israel di Gaza pada tanggal 5 Januari.
Kemarin juga, militer Israel mengatakan telah mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman. Menurut informasi resmi, rudal tersebut ditembak jatuh sebelum mencapai jauh ke wilayah Israel, lapor AFP.
Pada hari yang sama, situs berita Houthi, Saba , dan Al-Masirah TV melaporkan tiga serangan di timur Kota Saada di Yaman utara, yang menurut kelompok tersebut dilakukan oleh AS dan Inggris. Washington dan London belum memberikan komentar mengenai informasi tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/doi-thoai-ve-gaza-duoc-noi-lai-trong-canh-bom-dan-185250105225835544.htm
Komentar (0)