Pengundian babak kualifikasi Piala AFC U-23 2024 telah dilakukan pada pukul 14.00 WIB hari ini, 25 Mei. Secara khusus, pengundian ini menempatkan U-23 Vietnam di Grup C, bersama dengan U-23 Singapura, U-23 Yaman, dan U-23 Guam.
Grup ini dianggap "mudah" bagi U.23 Vietnam. Sementara U.23 Singapura dan U.23 Guam belum pernah meraih tiket ke putaran final U.23 Asia, U.23 Yaman telah berpartisipasi dua kali dan kalah dalam 6 pertandingan, sehingga berada di dasar klasemen.
U.23 Vietnam lebih kuat dari tim-tim di grup yang sama di kualifikasi Asia
Pemain perlu menunjukkan kemajuan
Singapura U-23 adalah lawan yang paling sering dihadapi Vietnam U-23. Di SEA Games ke-32, pelatih Philippe Troussier dan timnya mengalahkan lawan mereka dengan skor 3-1, sebuah keunggulan yang sangat besar. Sepak bola muda Singapura belum mampu pulih, meskipun tim nasional terus diremajakan dan meraih hasil positif (memasuki semifinal Piala AFF 2020). Singapura U-23 memiliki fisik yang relatif baik, tetapi kurang dihargai karena pemikiran taktis dan teknik individunya.
Namun, tinggi badan para pemain U-23 Singapura akan menjadi ancaman signifikan bagi U-23 Vietnam dalam situasi pertempuran udara. Hal ini menjadi masalah yang harus diperhitungkan dengan cermat oleh staf pelatih U-23 Vietnam saat menghadapi mereka di bulan September. Secara keseluruhan, jika mereka bermain dengan solid dan tidak melakukan kesalahan individu, anak-anak asuh Pelatih Troussier tidak akan gentar menghadapi lawan mereka dari negeri Singa.
Lawan U-23 Yaman relatif asing bagi U-23 Vietnam. Di level tim nasional, Vietnam mengalahkan Yaman 2-0 di babak penyisihan grup Piala Asia 2019. Berada di grup unggulan ketiga justru menunjukkan kelas Yaman. Perwakilan Asia Barat ini memang tidak sebanding dengan "tim unggulan" seperti UEA, Arab Saudi, Yordania, Qatar, Irak, Iran,... yang pernah dihadapi Vietnam di level U-23.
Perkembangan sepak bola Yaman belakangan ini terhambat oleh faktor-faktor non-profesional. Terakhir kali Yaman U-23 hadir di babak final Kejuaraan AFC U-23 adalah pada tahun 2016, tepatnya 7 tahun yang lalu. Kendala bagi Vietnam U-23 dalam pertandingan ini adalah terbatasnya informasi mengenai lawan, karena sepak bola Yaman jarang memiliki perwakilan yang berpartisipasi di turnamen-turnamen besar.
U.23 Vietnam perlu mengingat pelajaran di SEA Games 32
Lawan U.23 Guam bisa dibilang tim terlemah di grup ini. Tujuan U.23 Vietnam saat bertemu U.23 Guam bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk menang besar demi menciptakan keunggulan kompetitif dalam selisih gol.
Selain unggul atas lawan-lawannya, U-23 Vietnam juga memiliki keunggulan kandang. Keuntungan tidak perlu bepergian, terbiasa dengan iklim, mendapat sorakan dari suporter tuan rumah, dan sebagainya, akan membantu pelatih Troussier dan timnya semakin kuat.
Timnas U-23 Vietnam telah berpartisipasi dalam 4 final Piala Asia U-23 terakhir (2016, 2018, 2020, 2022) dan meraih 5 kemenangan beruntun di babak kualifikasi (dari 2019 hingga sekarang). Bersaing secara konsisten dengan tim-tim papan atas Asia telah membantu kemajuan sepak bola muda Vietnam. Tugas Bapak Troussier adalah memastikan kemajuan ini.
Kualifikasi Kejuaraan AFC U-23 2024 akan diikuti oleh total 43 tim, yang akan bertanding mulai tanggal 4 hingga 12 September. Setiap grup akan bertanding di lokasi terpusat dalam format kompetisi penuh (round robin). Sebelas juara grup dan empat runner-up terbaik dari semua grup akan lolos ke putaran final Kejuaraan AFC U-23 2024 bersama tim tuan rumah Qatar.
Sebelas tim tuan rumah di kualifikasi Asia U-23 meliputi Vietnam, Cina, Korea Selatan, Bahrain, Thailand, Indonesia, Yordania, Kuwait, Arab Saudi, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Putaran Final Kejuaraan AFC U-23 2023 akan berlangsung dari 15 April hingga 3 Mei 2024. Turnamen ini juga akan menentukan 3 tim teratas untuk memperebutkan tiket utama AFC ke Olimpiade Paris dari 24 Juli hingga 10 Agustus 2024. Tim keempat akan memainkan pertandingan play-off dengan perwakilan wilayah Afrika untuk memperebutkan tiket wild card.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)