
Lokakarya tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, Ho Quang Buu, bersama dengan perwakilan dari departemen, lembaga, bisnis, pakar penelitian, dan organisasi mitra di bidang pengembangan produk pertanian, pariwisata , dan budaya masyarakat.
Lokakarya ini bertujuan untuk merayakan nilai historis, budaya, dan ekologis kayu manis Tra My – sebuah produk yang pernah disamakan dengan "kayu manis berharga dari pegunungan tinggi" di wilayah pegunungan barat kota tersebut.
Selain sebagai tanaman obat yang berharga, kayu manis Tra My juga merupakan simbol budaya yang terkait erat dengan kehidupan masyarakat Ca Dong, Xe Dang, dan M'nong selama beberapa generasi.

Menurut berbagai penelitian, kayu manis Tra My memiliki kandungan minyak esensial dan bioaktivitas yang tinggi, dengan potensi besar di bidang tanaman obat, kosmetik alami, makanan fungsional, dan ekonomi hijau.
Sesi diskusi tematik tersebut mempertemukan banyak peneliti dan ahli tentang beragam topik yang berkaitan dengan kayu manis Tra My, seperti: "Kayu Manis Tra My - Perjalanan Menuju Lebih Jauh dari Kedalaman Sejarah", "Masyarakat M'nong dan Ca Dong serta Kayu Manis Tra My", "Kayu Manis Tra My - Potensi untuk Menjangkau Pasar yang Lebih Besar Melalui Sains dan Teknologi", dan "Membentuk Kawasan Budidaya Kayu Manis Tra My - dengan Tra Leng sebagai Pusat Pengembangan".

Acara ini mencakup penandatanganan perjanjian kerja sama tiga pihak antara Furama Resort Da Nang, Komite Rakyat Komune Tra Leng, dan Universitas Pendidikan untuk bersama-sama mengembangkan produk dan mendukung mata pencaharian masyarakat.
Dalam kerangka kerja sama, ketiga pihak berkomitmen untuk mengkoordinasikan pengembangan daerah penghasil bahan baku, memberikan dukungan teknis untuk budidaya dan pengolahan, mengembangkan identitas merek, dan melatih sumber daya manusia lokal; sekaligus memperluas saluran distribusi dan mempromosikan produk kepada wisatawan domestik dan internasional.
Sumber: https://baodanang.vn/dong-hanh-tiep-suc-lan-toa-gia-tri-que-tra-my-3336688.html












Komentar (0)