Prediksi terbaru tentang kemungkinan tabrakan 'pembunuh kota' dengan Bulan.
Menurut NASA, asteroid 2024 YR4 akan mel пролететь melewati Bulan pada jarak 21.200 km dari permukaannya.
Báo Khoa học và Đời sống•09/03/2026
Perhitungan terbaru mengenai orbit asteroid 2024 YR4 dibuat oleh para ahli menggunakan data yang dikumpulkan oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST). Foto: Getty Images. Menurut data yang dikumpulkan oleh Teleskop James Webb pada tanggal 18 dan 26 Februari menggunakan instrumen inframerah yang sensitif, para peneliti telah mampu menghitung ulang orbit tepat dari asteroid "pembunuh kota" 2024 YR4. Foto: ronib1979/Getty Images.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa probabilitas asteroid 2024 YR4 bertabrakan dengan Bulan pada tahun 2032 telah menurun dari 4,3% menjadi 0%. Ini berarti kemungkinan 2024 YR4 bertabrakan dengan Bulan telah sepenuhnya dikesampingkan. Foto: Erik Simonsen via Getty Images. Menurut pengumuman NASA pada 5 Maret, asteroid 2024 YR4 akan melintas dekat Bulan pada jarak 21.200 km dari permukaannya, lebih dekat daripada beberapa satelit buatan yang mengorbit Bumi. Foto: Getty Images.
Sementara itu, 2024 YR4 akan melintas dekat Bumi pada jarak ratusan ribu kilometer ketika memasuki kembali Tata Surya pada jarak terdekatnya di tahun 2032. Foto: buradaki via Getty Images.
Identifikasi dan penyingkiran risiko tabrakan asteroid 2024 YR4 dengan Bulan dan Bumi dalam enam tahun ke depan secara cepat menunjukkan kemajuan signifikan dari sistem pemantauan ruang angkasa saat ini. Gambar: NASA, ESA, CSA, N. Bartmann (ESA/Webb), Martin Kornmesser (ESA), Serge Brunier (ESO), Nick Risinger (Photopic Sky Survey). Asteroid 2024 YR4 pertama kali ditemukan oleh para astronom pada akhir tahun 2024. Pengamatan dari teleskop lain menunjukkan bahwa batuan kosmik ini sangat besar, dengan diameter 53-67 meter, dan orbitnya akan membawanya sangat dekat dengan Bumi. Foto: dottedhippo via Getty Images. Jika asteroid sebesar itu bertabrakan dengan Bumi, ia dapat menghancurkan sebuah kota dengan kekuatan yang setara dengan 500 bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, pada akhir Perang Dunia II. Oleh karena itu, 2024 YR4 dijuluki "penghancur kota." Gambar: NOIRLab/NSF/AURA/R. Proctor.
Sejak penemuannya, para ahli dan astronom telah memantau dengan cermat lintasan 2024 YR4 dan menghitung probabilitas tabrakan dengan Bumi dan Bulan. Foto: ESA/P.Carril. Para ahli sebelumnya memperkirakan probabilitas asteroid 2024 YR4 bertabrakan dengan Bulan sebesar 4,3%. Foto: Getty.
Pembaca diundang untuk menonton video : Peta alam semesta dengan lebih dari 900.000 bintang, galaksi, dan lubang hitam. Sumber: THĐT1.
Komentar (0)