Menurut Dinas Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata Da Nang, dari tanggal 25 April hingga 3 Mei, total jumlah wisatawan yang mengunjungi Da Nang diperkirakan mencapai lebih dari 1,46 juta, meningkat 35% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Dari total tersebut, wisatawan internasional diperkirakan mencapai lebih dari 621.000, meningkat 24%. Jumlah kunjungan menginap mencapai lebih dari 724.000, meningkat 31%. Total pendapatan dari kegiatan pariwisata diperkirakan mencapai lebih dari 5.727 miliar VND, hampir 35% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Tingkat hunian rata-rata untuk akomodasi di seluruh kota sekitar 75-80%. Segmen hotel bintang 4-5 dan yang setara mencapai tingkat hunian 90-95%, menunjukkan daya tarik yang kuat dari destinasi ini bagi wisatawan dengan anggaran besar.
Terkait perjalanan udara, selama periode puncak 9 hari (dari 25 April hingga 3 Mei), jumlah total penerbangan domestik dan internasional ke Da Nang diperkirakan mencapai 1.460, meningkat 11% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, dengan frekuensi rata-rata sekitar 162 penerbangan per hari.
Pada tanggal 29 April, kapal pesiar Star Voyager berlabuh di pelabuhan Tien Sa, membawa sekitar 1.500 wisatawan dan lebih dari 1.000 awak kapal untuk mengunjungi kota tersebut. Wisatawan mengunjungi banyak destinasi terkenal seperti Gunung Marmer, Pagoda Linh Ung, Museum Patung Cham, Hoi An, My Son, dan Hutan Kelapa Cam Thanh.
Selain menyambut wisatawan, kota ini memberikan penekanan khusus pada penjaminan keamanan, keselamatan, dan lingkungan pariwisata yang aman. Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata telah berkoordinasi dengan unit-unit terkait untuk menerapkan berbagai langkah guna meningkatkan kualitas layanan selama musim puncak. Area wisata, objek wisata, dan pantai dikenai inspeksi yang lebih ketat, dan pasukan keamanan dikerahkan untuk menjaga ketertiban, kebersihan lingkungan, dan operasi penyelamatan.
Dewan Pengelola Semenanjung Son Tra dan pantai-pantai wisata telah berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah untuk secara efektif melayani kebutuhan penduduk lokal dan wisatawan untuk berwisata dan berenang. Pada saat yang sama, bisnis jasa pariwisata di kota ini secara ketat mematuhi peraturan tentang pendaftaran dan penetapan harga, memastikan tidak ada praktik penipuan harga atau penawaran agresif kepada pelanggan, sehingga berkontribusi dalam membangun citra destinasi yang beradab dan ramah.
Dengan hasil positif yang diraih, Da Nang terus menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata terkemuka di Vietnam selama musim liburan puncak.
Sumber: https://baodautu.vn/du-lich-den-da-nang-dip-le-uoc-dat-hon-146-trieu-luot-tang-35-d585271.html







Komentar (0)