1. Mengapa Anda harus bepergian ke Denmark di musim panas?
Perjalanan musim panas ke Denmark bagi mereka yang menyukai keindahan yang damai, puitis, dan romantis (Sumber foto: Dikumpulkan)
Liburan musim panas ke Denmark selalu menjadi impian bagi mereka yang mencintai keindahan Eropa Utara yang damai, puitis, dan romantis. Saat musim panas tiba, Denmark terbangun dari tidur panjang musim dinginnya, cahaya keemasan menyebar di atap-atap bata merah, jalanan berbatu, pelabuhan nelayan yang ramai, dan padang rumput hijau yang tak berujung.
Cuaca musim panas di Denmark sejuk dan menyenangkan. Suhu rata-rata hanya 20 hingga 25 derajat Celsius, sejuk namun tidak dingin, menyenangkan namun tidak panas. Cahaya musim panas bertahan hingga pukul 22.00, memberi pengunjung banyak waktu untuk berjalan-jalan di pantai berpasir putih, bersepeda menyusuri hutan ek yang rindang, atau duduk di trotoar di Kopenhagen sambil minum bir dan memperhatikan orang-orang berlalu-lalang.
Perjalanan musim panas ke Denmark juga merupakan kesempatan untuk merasakan gaya hidup yang santai namun hangat. Inilah musim festival luar ruangan dengan suara dan cahaya yang gemerlap, musim hidangan luar ruangan yang cerah, piknik di atas rumput hijau, atau malam hari di sekitar api unggun. Di Denmark, orang-orang menyebutnya Hygge – seni hidup bahagia dalam hal-hal sederhana.
2. 5 Destinasi Wisata Musim Panas Teratas di Denmark
2.1. Kopenhagen
Perjalanan musim panas ke Denmark tidak akan lengkap tanpa mengunjungi Kopenhagen (Sumber foto: Dikumpulkan)
Perjalanan musim panas ke Denmark tak akan lengkap tanpa mengunjungi Kopenhagen – jantung kerajaan dan kota yang selalu menduduki peringkat teratas kota paling bahagia di dunia . Musim panas mengubah Kopenhagen menjadi panggung yang terang benderang, tempat orang-orang hidup lebih lambat namun lebih bahagia, menikmati setiap momen berharga.
Berjalanlah menyusuri Nyhavn, dengan rumah-rumahnya yang berwarna-warni terpantul di perairan biru kanal, dan Anda akan mengerti mengapa tempat ini sering digambarkan sebagai lukisan hidup. Kafe-kafe di tepi kanal menyediakan tempat duduk di luar ruangan, mengundang pengunjung untuk menyesap bir Carlsberg dingin dan mendengarkan musik akustik yang merdu.
Musim panas juga merupakan waktu di Kopenhagen yang dipenuhi festival jalanan, konser luar ruangan, dan pasar-pasar yang penuh warna. Sewalah sepeda – kendaraan nasional Denmark – dan jelajahi Taman Tivoli yang kuno, Kastil Rosenborg yang rindang, dan Distrik Meatpacking yang artistik.
Datang ke Kopenhagen di musim panas, Anda akan mempelajari seni Hygge dari penduduk setempat: minum kopi di luar ruangan, tersenyum pada orang asing, menyaksikan matahari terbenam di jembatan Inderhavnsbroen, untuk melihat betapa lembut dan indahnya dunia ini.
2.2. Aarhus
Aarhus bagaikan teman muda yang dinamis namun tetap kaya akan kedalaman sejarah (Sumber gambar: Collected)
Jika Kopenhagen adalah gadis yang menawan, maka Aarhus bagaikan teman muda yang dinamis, namun tetap kaya akan sejarah. Perjalanan musim panas ke Denmark tanpa mengunjungi Aarhus akan menjadi kesalahan besar, karena di sinilah semangat Nordik berpadu sempurna antara klasik dan modern.
Musim panas di Aarhus sungguh luar biasa, dengan pantai-pantainya yang berpasir panjang, hutan yang rimbun, dan kehidupan universitas yang semarak. Awali hari Anda dengan berjalan-jalan di Den Gamle By – sebuah museum terbuka yang menciptakan kembali suasana desa Denmark dengan rumah-rumah kayu yang unik, toko-toko unik, dan karakter-karakter yang mengenakan kostum tradisional yang seolah berasal dari seabad yang lalu.
Kemudian, kunjungi ARoS – museum seni yang terkenal dengan panorama pelangi "Your Rainbow Panorama" di atapnya. Dari sini, kota Aarhus tampak berkilauan di bawah sinar matahari musim panas, dengan laut biru di kejauhan dan atap merah khas Eropa Utara.
Pada suatu sore musim panas, Anda dapat menyewa sepeda untuk menjelajahi pantai Aarhus Ø modern dengan karya arsitektur yang mengesankan seperti Gedung Iceberg, atau sekadar duduk di luar di kafe di tepi pelabuhan, biarkan angin laut membelai rambut Anda dan sinar matahari sore mewarnai segelas bir dingin.
2.3. Skagen
Skagen adalah destinasi dengan keindahan paling liar dan romantis (Sumber foto: Dikumpulkan)
Di ujung utara Denmark, Skagen merupakan destinasi dengan keindahan paling liar dan romantis yang wajib dikunjungi oleh siapa pun yang menyukai wisata musim panas di Denmark. Skagen terkenal dengan cahaya musim panasnya yang istimewa, cahaya mempesona yang pernah memikat para pelukis abad ke-19 dan melahirkan aliran seni lukis tersendiri.
Keunikan Skagen terletak di Grenen – sebuah tanjung berpasir panjang yang menjorok ke laut, tempat bertemunya Laut Skagerrak dan Laut Kattegat. Berdiri di Grenen, Anda akan menyaksikan dua aliran air bertemu, menciptakan riak-riak yang berpotongan layaknya sepasang kekasih yang sedang bertemu. Sensasi menginjak pasir hangat, angin laut asin yang menerpa rambut, dan menyaksikan matahari terbenam kemerahan di cakrawala akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Skagen di musim panas juga terkenal dengan atap merah cerah dan dinding kuningnya yang khas, galeri seni, hidangan laut segar, dan udara segar yang sejuk. Anda dapat bersepeda di sepanjang pantai, menjelajahi mercusuar Skagen, atau berjalan-jalan di antara bukit pasir putih untuk merasakan suasana alam liar yang puitis.
2.4. Pulau Bornholm
Bornholm – pulau yang dikenal sebagai mutiara Baltik (Sumber foto: Dikumpulkan)
Jika Anda ingin berlibur ke Denmark dengan cara yang benar-benar privat dan romantis musim panas ini, kunjungilah Bornholm – pulau yang dikenal sebagai mutiara Baltik. Bornholm terletak jauh di timur, di tengah Laut Baltik yang biru tua, terkenal dengan tebing granitnya yang megah, pantai berpasir putih, dan desa-desa kecil yang seolah-olah berasal dari dongeng Andersen.
Musim panas mengubah Bornholm menjadi surga liburan dengan sinar matahari yang melimpah dan iklim yang jauh lebih hangat daripada daratan utama. Ladang jelai keemasan, kebun buah-buahan yang subur, dan jalan-jalan berbatu yang berkelok-kelok melintasi desa kuno ini membuat siapa pun ingin tinggal lebih lama.
Bornholm juga menarik pengunjung dengan situs-situs bersejarahnya yang unik seperti gereja bundar abad pertengahan, benteng Hammershus kuno di puncak batu, dan desa tepi laut Gudhjem yang indah. Tempat ini juga ideal untuk menikmati masakan Denmark dengan cara yang paling sederhana: ikan haring asap yang harum, roti hitam yang kenyal, dan keju lokal yang kaya rasa, semuanya dibuat dari bahan-bahan segar pulau ini.
2.5. Odense
Odense adalah kota kelahiran penulis hebat Hans Christian Andersen (Sumber foto: Dikumpulkan)
Perjalanan musim panas ke Denmark tak akan lengkap tanpa mengunjungi Odense – kota kelahiran penulis hebat Hans Christian Andersen. Musim panas mengubah Odense menjadi buku dongeng yang terbentang di depan mata para pelancong, dengan jalanan berbatu yang berkelok-kelok, rumah-rumah kayu tua yang penuh warna, taman bunga yang penuh warna, dan suasana damai yang langka.
Berjalanlah menyusuri Hans Jensens Stræde dan Anda akan melihat rumah kelahiran Andersen – yang kini menjadi museum kecil yang didedikasikan untuk mengenang hidupnya. Namun, Odense lebih dari sekadar Andersen: kota ini juga merupakan kota universitas yang masih muda, dengan kafe-kafe nyaman yang menghiasi gang-gangnya, alun-alun yang luas dipenuhi tawa mahasiswa, dan festival musim panas yang dimeriahkan dengan musik.
Musim panas di Odense adalah musim berperahu di Sungai Odense yang puitis, piknik di Taman Munke Mose yang rimbun, dan pasar loak yang menjual sayuran lokal serta kue-kue lezat. Di sini, Anda akan mengerti mengapa orang Denmark selalu dianggap sebagai orang paling bahagia di dunia – karena mereka tahu cara menikmati setiap momen musim panas dengan sepenuh hati.
Menutup perjalanan musim panas ke Denmark, kami tak hanya membawa pulang foto-foto cahaya yang cemerlang, hidangan lezat, atau sore hari yang santai di pantai yang sejuk dan berangin. Kami juga membawa pulang pelajaran tentang bagaimana hidup perlahan, tentang kebahagiaan dalam hal-hal kecil, dan cinta terhadap alam serta sesama.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/du-lich-mua-he-dan-mach-v17486.aspx
Komentar (0)