Pakar transfer Fabrizio Romano mengatakan kontrak manajer berusia 46 tahun itu dengan Manchester City akan berlaku hingga tahun 2029.
Selain perannya sebagai pelatih, Maresca diharapkan akan terlibat secara mendalam dalam aktivitas transfer dan pembangunan skuad untuk Man City di fase baru ini.

Langkah ini diambil kurang dari enam bulan setelah Maresca dipecat oleh Chelsea menyusul serangkaian hasil yang mengecewakan.
Media Inggris pada saat itu mengungkapkan bahwa pelatih asal Italia tersebut memiliki banyak perselisihan dengan pimpinan klub London sebelum akhirnya dipecat.
Sebelumnya, Maresca menghabiskan satu tahun sebagai asisten Guardiola di Etihad sebelum mengambil peran sebagai manajer di Leicester. Kemudian ia pindah untuk melatih Chelsea mulai musim 2024/25.
Selama masa baktinya di Stamford Bridge, Maresca memimpin 92 pertandingan, memenangkan 55, seri 16, dan kalah 21.
Tantangan yang dihadapinya di Man City dianggap sangat besar, karena ia harus mewarisi warisan besar yang ditinggalkan oleh Pep Guardiola.
Pakar strategi asal Spanyol ini telah membawa Citizens meraih 6 gelar Liga Premier, 1 gelar Liga Champions, 3 Piala FA, dan 5 Piala Liga.

Berbicara pada upacara perpisahannya pada hari Senin, Guardiola mengungkapkan keyakinannya pada masa depan tim:
"Semuanya akan baik-baik saja. Saya memahami orang-orang di sini. Mereka selalu bertekad dan tahu persis apa yang perlu mereka lakukan."
Semua pelatih di sini beruntung menerima dukungan dari Txiki, yang sekarang bernama Hugo Viana, bersama dengan Ferran dan terutama presiden Khaldoon Al Mubarak.
Mereka memahami persaingan ketat di Inggris dan Eropa. Ketika klub mengumumkan penggantinya, saya akan menghubunginya. Yang terpenting adalah klub akan selalu mendukung manajer baru tanpa syarat."
Sumber: https://vietnamnet.vn/enzo-maresca-ky-3-nam-with-man-city-replaces-pep-guardiola-2519184.html








Komentar (0)