Teks finalnya masih belum disepakati oleh Uni Eropa, meskipun perjanjian tersebut telah ditandatangani hampir setahun yang lalu.
Negosiasi ini berlangsung di tengah meningkatnya tekanan dari Presiden AS Donald Trump, yang mengancam akan memberlakukan tarif baru jika kesepakatan tidak tercapai sebelum 4 Juli. Jika tenggat waktu ini terlewat, Trump telah memperingatkan bahwa ia akan menaikkan tarif impor mobil dari Eropa dari 15% menjadi 25%.
Proses ratifikasi di Parlemen Eropa telah menghadapi banyak hambatan menyusul serangkaian perkembangan geopolitik dan hukum. Secara khusus, Mahkamah Agung AS menolak penggunaan kekuasaan darurat oleh Trump untuk memberlakukan tarif global. Selain itu, pernyataan pemimpin AS mengenai aneksasi Greenland juga memicu reaksi keras dari anggota parlemen Eropa.
Menurut perjanjian yang ditandatangani Juli lalu, Uni Eropa setuju untuk menghapus tarif barang industri AS sebagai imbalan atas penetapan batas tarif 15% oleh Washington untuk sebagian besar barang Eropa. Namun, para pejabat Uni Eropa berpendapat bahwa AS belum sepenuhnya mematuhi ketentuan tersebut ketika menaikkan tarif baja dan aluminium menjadi 50% pada Agustus lalu.
Bernd Lange, Ketua Komite Perdagangan Parlemen Eropa, mencatat bahwa kemajuan signifikan telah dicapai dalam negosiasi. Ia menyatakan harapan bahwa para pihak dapat segera mencapai solusi kompromi, termasuk proposal baru untuk memecah kebuntuan saat ini.
Terlepas dari tanda-tanda positif, Parlemen Eropa telah memperkenalkan beberapa amandemen penting terhadap undang-undang tersebut. Dengan demikian, perjanjian tersebut hanya akan berlaku setelah AS sepenuhnya memenuhi komitmennya dan akan berakhir pada Maret 2028 kecuali kedua belah pihak memperpanjangnya. Yang penting, Uni Eropa berhak untuk melakukan pembalasan jika AS melanggar ketentuan tersebut di masa mendatang. Zeljana Zovko, seorang anggota Parlemen Eropa dari Partai Rakyat Eropa (EPP), menyatakan keyakinannya bahwa para pihak akan menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu.
Sumber: https://vtv.vn/eu-chay-dua-hoan-tat-thoa-thuan-thuong-mai-voi-my-10026051919095857.htm








Komentar (0)