
Gambar tersebut menunjukkan tumor kelenjar paratiroid kiri yang ditemukan secara tidak sengaja selama pemeriksaan USG pada pasien wanita berusia 28 tahun yang mengalami kelelahan selama pemeriksaan kesehatan. (Foto: Disediakan oleh rumah sakit)
Para ahli di Rumah Sakit Bach Mai memperingatkan bahwa tumor paratiroid sering berkembang tanpa gejala karena gejalanya tidak khas. Banyak pasien baru mengetahui penyakit ini ketika komplikasi telah muncul pada ginjal, tulang, atau sistem saraf.
Kelenjar paratiroid adalah kelenjar kecil yang terletak di belakang kelenjar tiroid yang mengatur kadar kalsium dalam darah melalui hormon PTH. Ketika terdapat tumor, hormon ini disekresikan secara berlebihan, yang menyebabkan hiperkalsemia berkepanjangan dan gangguan metabolisme sistemik.
Pasien mungkin mengalami batu ginjal berulang dan endapan kalsium di ginjal, yang menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Hiperkalsemia yang berkepanjangan juga mengurangi kepadatan tulang, menyebabkan nyeri tulang dan sendi, osteoporosis, dan peningkatan risiko patah tulang patologis.
Selain itu, penyakit ini dapat menyebabkan kehilangan nafsu makan, sembelit, mual, tukak lambung, pankreatitis akut, kelelahan, insomnia, penurunan konsentrasi, atau perubahan suasana hati.
Menurut dokter, tes darah yang mendeteksi peningkatan kadar kalsium dan hormon PTH merupakan indikator penting yang menunjukkan adanya penyakit tersebut. Teknik modern seperti USG, sintigrafi paratiroid, tomografi komputer 4D, atau tomografi komputer kuantum membantu menentukan lokasi tumor secara akurat, termasuk lesi kecil atau yang terletak di area yang sulit dideteksi.
Saat ini, pengangkatan tumor paratiroid melalui pembedahan masih merupakan metode pengobatan yang paling efektif. Tren pengobatan modern memprioritaskan pembedahan minimal invasif, memungkinkan pemulihan yang lebih cepat dan hasil kosmetik yang lebih baik.
Para ahli menyarankan agar masyarakat tidak lengah ketika mengalami gejala seperti batu ginjal berulang, nyeri tulang yang terus-menerus, atau kadar kalsium darah yang異常 tinggi. Deteksi dini membantu mencegah komplikasi berbahaya dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Sumber: https://vtv.vn/u-tuyen-can-giap-dau-hieu-mo-ho-hau-qua-nang-ne-100260525125258779.htm







Komentar (0)