Untuk melindungi ekosistem laut dan lingkungan hidup manusia, dengan misi meminimalkan limbah plastik, lahirlah ide pembuatan ecobrick. Ecobrick adalah gabungan kata dari "eco" (berkaitan dengan ekologi) dan "brick" (batu bata). Batu bata ini terbuat dari botol plastik yang diisi dan dikemas rapat dengan berbagai jenis limbah plastik, sebagian besar kantong plastik, bungkus permen, kemasan, kotak styrofoam, barang-barang plastik fleksibel, dll. Dengan melakukan ini, Anda tidak hanya mengatasi limbah plastik tetapi juga menyumbangkan batu bata untuk membangun fasilitas umum atau perumahan amal di kota Anda. Setiap ecobrick direkatkan menggunakan perekat kelas konstruksi. Oleh karena itu, selain membangun rumah, ecobrick juga dapat digunakan untuk membangun meja, kursi, pagar, dll. Ini adalah solusi sederhana untuk menangani limbah plastik rumah tangga sehari-hari; tidak memerlukan mesin atau keterampilan khusus, dan setiap orang dapat membuat ecobrick mereka sendiri dengan mengikuti petunjuk. 
Luncurkan gerakan untuk membuat batu bata ramah lingkungan di sekolah-sekolah.
Banyak proyek Ecobrick yang ada di seluruh dunia, menghubungkan orang-orang dari segala usia, jenis kelamin, dan etnis yang memiliki tujuan bersama untuk melindungi lingkungan. Vietnam.vn memperkenalkan gerakan Ecobrick melalui seri foto "Ecobrick" karya penulis Vu Son Lam, yang menggambarkan proses pembuatan ecobrick. Seri ini juga membantu masyarakat lebih memahami konsekuensi penggunaan plastik dan meningkatkan kesadaran tentang pengurangan sampah plastik di rumah dan komunitas. Penulis mengirimkan seri foto ini ke kontes foto dan video "Happy Vietnam", yang diselenggarakan oleh Kementerian Informasi dan Komunikasi .Bekerja sama.
Membuat batu bata cukup sederhana; cukup buka tutup botol dan masukkan bahan plastik bekas ke dalamnya. Untuk bahan yang keras dan besar, potong menjadi potongan yang lebih kecil dan masukkan berlapis-lapis. Kemudian, gunakan sumpit atau tongkat panjang untuk menekan dan memadatkan bahan-bahan tersebut ke dalam botol. Bagian bawah botol harus diisi dengan plastik lunak atau bahan yang mudah kusut, bagian samping harus dipadatkan dengan rapat, dan bagian tengah akan otomatis menjadi kokoh dan padat. Setelah botol dipadatkan dan mengeras, tutup kembali botol untuk membuat batu bata yang utuh. Setelah selesai, siswa akan menyusun dan menata botol-botol tersebut dengan rapi untuk membangun struktur seperti taman bunga, meja, kursi, rak buku, dan lain sebagainya.Menyelesaikan pembuatan eco-brick.
Mengangkut.
Periksa kualitas batu bata tersebut.
Setiap eco-brick terbuat dari bungkus permen, kotak styrofoam, dan gelas plastik. Alih-alih membuangnya ke tempat sampah seperti sebelumnya, kini bahan-bahan tersebut dibersihkan, dikeringkan, dipotong kecil-kecil, dan dikemas rapat di dalam botol plastik. Metode ini tidak hanya mengatasi limbah nilon di halaman sekolah tetapi juga menciptakan batu bata untuk proyek konstruksi.Buatlah rak buku.
Pojok perpustakaan yang ramah, terbuat dari ubin ramah lingkungan.
Vietnam.vn






Komentar (0)