
(Gambar ilustrasi: Getty Images)
Menutup sesi perdagangan pada tanggal 26 Januari, pasar logam terus menarik perhatian investor domestik dan internasional, dengan perak tetap menjadi pendorong utama tren kenaikan pasar komoditas secara keseluruhan.
Secara spesifik, kontrak perak COMEX Maret kemarin mencatat kenaikan hampir 14%, mencapai $115,5 per ons, menandai hari ketiga berturut-turut kenaikan harga. Sepanjang tahun ini, harga perak telah naik sebesar 63%.
Menurut Bursa Komoditas Vietnam (MXV), arus dana ke aset aman terus bergeser kuat ke perak di tengah meningkatnya risiko perdagangan global. Pernyataan keras Presiden AS Donald Trump tentang tarif telah memicu kekhawatiran tentang perang dagang yang meluas, terutama setelah ia mengancam akan mengenakan tarif 100% pada barang-barang Kanada jika Ottawa memaksakan perjanjian perdagangan dengan China. Terlepas dari upaya Perdana Menteri Kanada Mark Carney untuk meyakinkan pasar, sentimen defensif investor tetap tinggi.
Selain ketegangan perdagangan, pasar juga terdampak oleh ketidakpastian terkait dengan Federal Reserve AS (Fed). Investigasi kriminal terhadap Ketua Fed Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor pusat Fed telah menimbulkan pertanyaan tentang tekanan politik terhadap bank sentral, sehingga mengguncang kepercayaan terhadap independensinya dalam kebijakan moneter.
Meningkatnya risiko ini menyeret Indeks Dolar turun untuk sesi ketiga berturut-turut, kehilangan 0,56% lagi menjadi 97,05 poin. Melemahnya dolar AS membuat komoditas berdenominasi dolar, terutama perak, lebih menarik bagi aliran modal internasional, sehingga memicu tekanan beli selama sesi tersebut.
Dengan harga emas yang melampaui $5.000 per ons, yang menjadi terlalu mahal bagi sebagian besar investor individu, modal beralih ke perak sebagai alternatif aset aman. Rasio emas/perak dengan cepat menyempit menjadi sekitar 50:1, menunjukkan bahwa perak mempercepat upayanya untuk menutup kesenjangan valuasi dengan emas. MXV percaya bahwa perak yang melampaui angka psikologis $100 per ons tidak hanya signifikan dari sudut pandang teknis tetapi juga bertindak sebagai pemicu serangkaian pesanan beli otomatis, yang selanjutnya memperkuat momentum kenaikan.
Di dalam negeri, harga perak terus naik untuk sesi ketiga berturut-turut, mengikuti tren global karena pasokan sebagian besar bergantung pada impor. Perak murni 999 meningkat sekitar 5,7%, diperdagangkan dalam kisaran 3,506 - 3,541 juta VND/ounce. Di segmen investasi batangan perak murni 999, peningkatan permintaan yang signifikan mendorong harga naik ke kisaran 4,11 - 4,25 juta VND/ounce.
Sumber: https://vtv.vn/gia-bac-tang-63-tu-dau-nam-100260127160006701.htm






Komentar (0)