DNVN - Harga babi hidup pada tanggal 15 Desember 2024 menunjukkan bahwa wilayah Dataran Tinggi Utara dan Tengah mempertahankan harga stabil, sementara wilayah Selatan mengalami sedikit penyesuaian di beberapa daerah.
Harga babi di Utara
Pada pagi hari tanggal 15 Desember, harga di pasar Utara tidak berubah, berkisar antara 63.000 - 65.000 VND/kg. Provinsi-provinsi seperti Hanoi, Vinh Phuc, Thai Binh , Thai Nguyen, Tuyen Quang, Bac Giang, dan Phu Tho terus memimpin dengan harga tertinggi di wilayah tersebut, mencapai 65.000 VND/kg.
Sebaliknya, harga terendah tercatat di Provinsi Yen Bai , Nam Dinh, dan Ninh Binh, yaitu VND63.000/kg. Secara keseluruhan, wilayah Utara masih menjadi tempat dengan harga babi hidup tertinggi di negara ini.
Harga babi di Central Highlands
Wilayah Dataran Tinggi Tengah masih mempertahankan harga yang sama seperti hari sebelumnya, dengan kisaran harga 62.000-64.000 VND/kg. Beberapa provinsi seperti Quang Tri, Thua Thien Hue, Quang Nam, dan Khanh Hoa mencatat harga terendah di wilayah tersebut, mencapai 62.000 VND/kg.
Sebaliknya, provinsi Thanh Hoa, Nghe An, Lam Dong, dan Binh Thuan melaporkan harga tertinggi di wilayah tersebut, mencapai 64.000 VND/kg. Akhir-akhir ini, pasar di wilayah ini tetap stabil, tanpa fluktuasi yang signifikan.
Harga babi di Selatan
Wilayah Selatan adalah satu-satunya wilayah yang mencatat penyesuaian harga pada hari itu. Di Dong Thap, harga naik sebesar VND1.000/kg, mencapai VND64.000/kg, yang juga merupakan harga tertinggi di wilayah tersebut. Provinsi-provinsi seperti Binh Phuoc, Dong Nai, Kota Ho Chi Minh, Binh Duong, Tay Ninh, Ba Ria - Vung Tau, Long An, dan Can Tho juga mempertahankan harga VND64.000/kg.
Sementara itu, harga terendah di wilayah tersebut masih berada di kisaran 62.000 VND/kg untuk wilayah Hau Giang, Tien Giang, Bac Lieu, Tra Vinh, dan Ben Tre. Selisih harga antar wilayah di wilayah Selatan berkisar antara 1.000-2.000 VND/kg.
Prakiraan pasar babi di akhir tahun
Berdasarkan situasi saat ini, harga babi hidup kemungkinan akan tetap stabil atau mungkin sedikit naik di beberapa daerah. Faktor-faktor utama yang memengaruhinya adalah:
-Tingginya permintaan konsumsi daging babi di akhir tahun, terutama menjelang Tet, mendorong maraknya aktivitas pembelian dari para peternak dan pedagang.
- Jumlah ternak babi di banyak tempat belum pulih sepenuhnya dari dampak epidemi, sehingga menyebabkan terbatasnya pasokan.
- Harga pakan ternak yang tinggi terus memberikan tekanan pada harga babi dalam jangka pendek.
Meskipun harga saat ini menguntungkan petani, hal ini juga menjadi tantangan besar bagi para pengolah dan pedagang dalam memastikan pasokan yang stabil. Pasar daging babi di akhir tahun dan Tahun Baru Imlek 2024 masih dianggap sebagai titik panas yang patut diperhatikan.
Gia Lai mengembangkan peternakan bebas penyakit
Provinsi Gia Lai berfokus pada pengembangan model peternakan bebas penyakit untuk meningkatkan nilai produk. Saat ini, provinsi tersebut memiliki 24 peternakan babi yang memenuhi standar bebas penyakit, terutama dalam mencegah demam babi klasik dan demam babi Afrika, menurut informasi dari Dinas Peternakan dan Kedokteran Hewan Provinsi Gia Lai. Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk melindungi industri peternakan dari risiko penyakit.
Para pemimpin sektor pertanian Provinsi Gia Lai mengatakan bahwa provinsi tersebut akan meningkatkan propaganda dan mendukung para pelaku usaha untuk membangun lebih banyak fasilitas peternakan yang memenuhi standar keamanan penyakit. Selain itu, Gia Lai akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga veteriner untuk menerapkan pengendalian penyakit skala besar, membantu membatasi risiko dan menciptakan kondisi bagi produk-produk peternakan untuk mengakses pasar yang luas, sehingga meningkatkan nilai ekspor.
Hung Le (t/h)
[iklan_2]
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/gia-heo-hoi-ngay-15-12-2024-xu-huong-tang-tai-mien-nam-giu-on-dinh-o-cac-khu-vuc-khac/20241215092128536
Komentar (0)