Bank-bank komersial menurunkan nilai tukar USD sebesar 10 dong lagi. Kurs beli Eximbank adalah 24.130 - 24.210 dong, dan kurs jualnya adalah 24.530 dong; kurs beli Vietcombank adalah 24.180 - 24.210 dong, dan kurs jualnya adalah 24.550 dong… Menurut Bank Negara Vietnam, volume transaksi USD yang dikonversi ke VND selama minggu tersebut (25-29 September) mencapai sekitar 335.992 miliar dong, rata-rata 67.198 miliar dong per hari, meningkat 7.612 miliar dong per hari dibandingkan minggu sebelumnya.
Rata-rata suku bunga antarbank dalam USD tetap relatif stabil minggu ini, sedikit berfluktuasi di sekitar level minggu sebelumnya. Secara spesifik, rata-rata suku bunga untuk jangka waktu utama seperti semalam, 1 minggu, dan 1 bulan tetap berada di angka 5,03%/tahun, 5,07%/tahun, dan 5,32%/tahun, masing-masing. Di pasar terbuka, Bank Negara Vietnam menarik hampir 10.000 miliar VND, dengan 7 dari 8 bank yang berpartisipasi memenangkan penawaran dengan suku bunga 1,28%/tahun.
Bank tersebut menurunkan nilai tukar USD.
Dolar AS melemah secara global, dengan Indeks USD turun 0,27 poin menjadi 106,09. Dolar AS sempat melonjak di awal sesi setelah data menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian AS meningkat sebesar 336.000 pada bulan September, melebihi prediksi ekonom sebesar 170.000 pekerjaan. Sementara itu, data penggajian menunjukkan bahwa pertumbuhan upah bulanan tetap moderat, dengan pendapatan per jam rata-rata naik 0,2%, setelah peningkatan serupa pada bulan Agustus. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, upah meningkat 4,2% pada bulan September, turun dari 4,3% pada bulan Agustus. Informasi ini memicu ekspektasi penurunan suku bunga di akhir tahun ini dan penurunan suku bunga lebih lanjut di awal tahun depan. Menurut alat FedWatch CME, setelah data penggajian, kontrak berjangka suku bunga AS memprediksi peluang kenaikan suku bunga sebesar 42% pada akhir tahun ini.
Aksi jual besar-besaran di pasar obligasi baru-baru ini telah mendorong imbal hasil ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun acuan mencapai 4,887% dan imbal hasil obligasi Treasury 30 tahun mencapai 5,053%, keduanya merupakan level tertinggi sejak tahun 2007. Imbal hasil obligasi yang tinggi ini semakin memperkuat USD. Data inflasi AS yang akan dirilis minggu depan akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang tindakan The Fed di masa mendatang.
Tautan sumber








Komentar (0)