DNVN - Pada sesi perdagangan 22 Oktober, harga emas dunia naik 1%, mencapai rekor baru karena meningkatnya permintaan aset aman.
Faktor-faktor seperti ketidakpastian menjelang pemilu AS mendatang dan konflik di Timur Tengah, dikombinasikan dengan ekspektasi bahwa bank sentral utama akan melonggarkan kebijakan moneter, juga berkontribusi terhadap kenaikan harga emas.
Secara spesifik, harga emas spot naik 0,9%, mencapai 2.746,69 USD/ons pada pukul 00.40 pagi tanggal 23 Oktober (waktu Vietnam). Selama sesi ini, harga emas mencapai puncak baru di 2.748,23 USD/ons. Di saat yang sama, harga emas berjangka AS juga mencatat kenaikan 0,8%, ditutup pada 2.759,8 USD/ons.
Emas, yang telah lama dianggap sebagai aset safe haven dari gejolak geopolitik dan ekonomi, telah naik lebih dari 33% tahun ini dan memecahkan rekor sebelumnya. Kondisi suku bunga rendah juga menjadikan emas pilihan investasi yang lebih menarik.
Ketegangan geopolitik tetap menjadi pendorong utama harga emas, ujar Peter A. Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals. Dengan pemilihan presiden AS yang tinggal dua minggu lagi, ketegangan politik semakin meningkat, yang mendorong permintaan emas.
Tn. Grant meramalkan bahwa jika ketegangan di Timur Tengah meningkat, harga emas dapat mencapai $3.000 per ons sebelum akhir tahun, tetapi ia masih yakin angka itu akan tercapai pada kuartal pertama tahun 2025.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa Wakil Presiden AS Kamala Harris, kandidat Demokrat, mengungguli mantan Presiden Republik Donald Trump dengan perolehan suara 46% berbanding 43%.
Pada sesi ini juga, harga perak spot naik 3,2% menjadi 34,84 USD/ons setelah mencapai level tertinggi sejak akhir 2012. Harga platinum naik 2,8% menjadi 1.031,90 USD/ons. Harga paladium juga naik 2,9% menjadi 1.081,06 USD/ons.
Di Vietnam, pada sore hari tanggal 22 Oktober, Saigon Jewelry Company mengumumkan harga emas batangan SJC sebesar 87 - 89 juta VND/tael (beli - jual).
Lan Le (t/h)
[iklan_2]
Source: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/gia-vang-tiep-tuc-lap-dinh-moi/20241023080840937
Komentar (0)