Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apa solusi untuk mengakhiri konflik di Yaman?

Báo Hậu GiangBáo Hậu Giang07/06/2023


Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang berupaya menemukan solusi yang layak untuk mewujudkan perdamaian abadi di Yaman.

Warga menerima bantuan di Hays, provinsi Hodeida, Yaman bagian barat. Foto: AFP

Baru-baru ini, Ketua Dewan Kepresidenan Yaman (PLC), Rashad al-Alimi, bertemu dengan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa, Hans Grundberg, di Riyadh, Arab Saudi, untuk membahas proses perdamaian di negara tersebut.

Di sini, Bapak Grundberg memberi pengarahan kepada Bapak Al-Alimi tentang hasil pertemuan regional dan internasional baru-baru ini yang telah dihadirinya. Pejabat PBB tersebut menyatakan bahwa kesempatan untuk meluncurkan proses politik komprehensif guna memulihkan perdamaian di Yaman, memenuhi aspirasi rakyatnya, semakin dekat.

Bapak Grundberg menekankan bahwa tugas memulihkan lembaga-lembaga negara, menjamin keamanan dan stabilitas, serta membangun perdamaian abadi adalah tiga prioritas dari proses negosiasi politik saat ini.

Sementara itu, Bapak Al-Alimi menegaskan komitmen PLC untuk mendukung upaya Bapak Grundberg sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan. Ketua PLC juga menekankan pentingnya mengoordinasikan upaya internasional untuk menghidupkan kembali jalan menuju perdamaian dan meringankan penderitaan rakyat Yaman.

Sebelumnya, media regional melaporkan bahwa pemerintah Yaman dan pasukan Houthi telah menyatakan kes readiness mereka untuk melanjutkan negosiasi yang disponsori PBB tentang pertukaran tahanan untuk memulai kembali proses perdamaian di negara tersebut.

Komite Urusan Tahanan pemerintah Yaman telah menyerukan kepada PBB dan Komite Palang Merah Internasional untuk terus memfasilitasi pertukaran tahanan antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman tanpa prasyarat. Komite tersebut juga menegaskan kembali komitmen pemerintah Yaman untuk membebaskan semua tahanan.

Para pemimpin Houthi di ibu kota Sanaa, pada bagian mereka, menegaskan kes readinessan untuk berpartisipasi dalam putaran negosiasi selanjutnya mengenai pertukaran tahanan sebagai dasar untuk bergerak menuju pembicaraan perdamaian.

Dapat dipastikan bahwa, berkat negosiasi yang dimediasi PBB pada Maret 2023, sekitar 900 tahanan dibebaskan pada April 2023, menandai pertukaran tahanan terbesar kedua antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman sejak konflik dimulai di negara itu lebih dari delapan tahun yang lalu.

Di antara mereka yang dibebaskan adalah Nasser Mansour Hadi, saudara dari mantan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi, dan mantan Menteri Pertahanan Yaman Mahmoud Al Subeihi. Pertukaran tahanan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kepercayaan antara pemerintah Yaman dan pasukan Houthi. Hal ini juga dipandang sebagai langkah penting yang menunjukkan komitmen kedua belah pihak terhadap negosiasi mendatang yang bertujuan untuk mencapai perdamaian abadi di Yaman.

Para analis meyakini bahwa negosiasi yang sedang berlangsung di Yaman menjanjikan kemungkinan pembebasan lebih banyak tahanan, mengakhiri penderitaan ribuan orang di negara Arab yang miskin ini.

Yaman telah terperangkap dalam konflik berkepanjangan sejak pemberontak Houthi merebut kendali beberapa kota di utara dan menggulingkan pemerintah Yaman dari ibu kota, Sanaa, pada tahun 2014. Konflik tersebut telah menjerumuskan negara termiskin di dunia Arab ini ke dalam krisis kemanusiaan yang parah, termasuk kelaparan yang meluas. Negosiasi yang dimediasi PBB ini menjanjikan secercah harapan untuk perdamaian di Yaman dalam waktu dekat.

Kompilasi HN



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mengikuti ibuku ke ladang.

Mengikuti ibuku ke ladang.

Jalanan Hanoi pada tanggal 2 September

Jalanan Hanoi pada tanggal 2 September

Kegiatan sukarelawan

Kegiatan sukarelawan