![]() |
| Pusat Operasi Cerdas (Intelligent Operations Center/IOC) adalah tempat gambar dan informasi dari "kamera pintar" diterima. |
"Mata yang maha melihat" mendeteksi sampah.
Dalam beberapa tahun terakhir, Hue telah mempromosikan penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pengelolaan perkotaan. Salah satu area prioritasnya adalah pemantauan dan penanganan pembuangan sampah ilegal, sebuah masalah yang sebelumnya telah menimbulkan banyak perhatian publik.
Di Pusat Pemantauan dan Operasi Kota Pintar Hue (HueIOC), sistem kamera yang terintegrasi dengan solusi AI mampu mengidentifikasi sampah dan mendeteksi pelanggaran. Ketika kamera merekam pembuangan sampah ilegal atau munculnya tempat pembuangan sampah baru, sistem secara otomatis mengeluarkan peringatan dan meneruskan informasi tersebut kepada pihak berwenang terkait untuk ditindaklanjuti.
Berdasarkan data gambar yang dikumpulkan, HueIOC mengirimkan laporan kepada otoritas lokal atau unit lingkungan untuk diperiksa dan ditangani. Informasi yang relevan juga diperbarui di platform Hue-S, memungkinkan warga untuk melacak perkembangan penyelesaian masalah.
Menurut statistik, sejak penerapan sistem pemantauan berbasis AI, telah teridentifikasi dan dilaporkan sekitar 16.000 insiden terkait limbah. Dari jumlah tersebut, sekitar 70-80% kasus telah ditangani oleh pihak berwenang terkait.
Bapak Tran Trong Hieu, Direktur Pusat IOC Hue, mengatakan bahwa pemantauan menggunakan teknologi membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan lingkungan perkotaan.
“Ketika kami menerima umpan balik dari kamera atau dari warga, informasi tersebut tersedia untuk umum di platform Hue-S. Warga dapat melacak apakah umpan balik mereka telah ditindaklanjuti. Jika masalah sampah terulang kembali, mereka dapat terus melaporkannya agar pihak berwenang setempat dapat menyelesaikannya sepenuhnya,” kata Bapak Hieu.
Sebelumnya, pendeteksian lokasi pembuangan sampah ilegal sebagian besar bergantung pada inspeksi manual atau laporan. Dalam banyak kasus, pada saat ditemukan, tempat pembuangan sampah tersebut sudah ada sejak lama, menyebabkan pencemaran lingkungan dan memengaruhi estetika perkotaan.
Penerapan kamera terintegrasi AI membantu mendeteksi pelanggaran lebih awal. Ketika pembuangan sampah ilegal terjadi, kamera dapat merekam gambar sebagai bukti untuk menangani pelanggaran tersebut. Akibatnya, banyak lokasi pembuangan sampah ilegal terdeteksi dan ditangani dengan cepat, sehingga membatasi terbentuknya "titik panas" lingkungan.
Menuju pengelolaan lingkungan yang proaktif
Selain sistem kamera, platform Hue-S bertindak sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam pemantauan lingkungan. Melalui fungsi "pelaporan di tempat kejadian", masyarakat dapat mengirimkan gambar, lokasi, dan konten terkait masalah sampah agar dapat diterima dan diproses oleh pihak berwenang.
Model ini menciptakan siklus tertutup: pemantauan, pelaporan, pengolahan, dan pemantauan ulang, sehingga pengelolaan lingkungan menjadi lebih transparan dan melibatkan masyarakat secara lebih langsung.
Pusat HueIOC juga berkolaborasi dengan World Wide Fund for Nature (WWF) di Vietnam untuk memasang kamera tambahan di area-area yang sering mengalami pencemaran lingkungan. Perangkat ini menggunakan teknologi deteksi limbah yang serupa dengan sistem di HueIOC, sehingga berkontribusi pada peningkatan kemampuan pemantauan.
Perwakilan dari proyek "Hue - Kota Pengurangan Plastik di Vietnam Tengah" menyatakan bahwa penggabungan teknologi dengan kegiatan masyarakat telah membuahkan hasil positif. Melalui program-program di platform Hue-S, warga dan organisasi telah memilah dan mengumpulkan puluhan ton sampah dengan benar, termasuk sampah organik, plastik, logam, dan kertas.
Menurut Bapak Nguyen Xuan Son, Direktur Departemen Sains dan Teknologi, kota ini telah memasang sekitar 700 kamera pengawasan dengan 29 solusi AI untuk mendukung pengelolaan perkotaan. Berkat sistem ini, banyak area yang dipantau secara efektif, seperti mendeteksi pelanggaran lalu lintas, mendukung pencegahan dan pengendalian kejahatan, memberikan peringatan kebakaran hutan, mendeteksi banjir, atau pembakaran jerami.
Di bidang lingkungan, kamera dan sensor dapat mendeteksi pembuangan sampah sembarangan, memantau ketertiban perkotaan, dan mendukung manajemen lalu lintas. Data ditransmisikan ke pusat data secara real-time, memungkinkan pihak berwenang untuk segera mengatasi situasi yang muncul.
Di distrik Kim Long, daerah dengan banyak situs warisan budaya dan aktivitas wisata, pihak berwenang setempat melaporkan bahwa beberapa area relokasi masih memiliki sejumlah besar limbah konstruksi dan sampah rumah tangga yang dibuang di sana. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan berkoordinasi dan menyelenggarakan kampanye "Minggu Hijau" untuk mengatasi tumpukan sampah yang tersisa secara tuntas.
HueIOC juga telah memasang kamera AI tambahan di jalan-jalan seperti Nguyen Hoang, Ly Nam De, dan Su Van Hanh untuk meningkatkan pemantauan lingkungan dan ketertiban perkotaan.
Direktur Pusat HueIOC percaya bahwa penerapan AI dalam pemantauan limbah bukan hanya solusi jangka pendek tetapi juga fondasi bagi strategi pengembangan kota pintar Hue. “Di masa depan, kami akan terus memperluas solusi AI dan memanfaatkan big data untuk mengelola kota dan lingkungan. Tujuannya adalah untuk beralih dari manajemen pasif ke proaktif, dengan tujuan membangun Hue menjadi kota yang hijau, bersih, pintar, dan ramah lingkungan,” kata Bapak Hieu.
Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/khoa-hoc-cong-nghe/giam-sat-rac-thai-bang-ai-163814.html







Komentar (0)