Berbekal pengalaman lebih dari 40 tahun di sektor pendidikan , Guru Terhormat Chu Xuan Thanh - mantan Kepala Dinas Pendidikan Menengah (Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh), menekankan bahwa pendidikan harus berorientasi pada manusia, demi kebahagiaan sejati masyarakat.
Dalam dokumen yang disampaikan kepada Kongres Nasional ke-14, Partai kita menegaskan ideologi "rakyat adalah fondasi" - rakyat adalah pusat, subjek, tujuan, dan kekuatan pendorong pembangunan.
Dalam konteks pendidikan, ideologi ini menuntut agar semua kebijakan dan inisiatif diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan potensi manusia, dan membawa kebahagiaan abadi bagi masyarakat.
Menurut Tokoh Pendidikan Terkemuka Chu Xuan Thanh, pendidikan seharusnya tidak dipandang hanya sebagai kegiatan teknis atau kegiatan yang semata-mata didorong oleh pengejaran prestasi.
Ia percaya bahwa profesi mengajar, pertama dan terutama, adalah sebuah perjalanan berkelanjutan untuk membina dan menyempurnakan manusia.
"Profesi mengajar bukan hanya tentang penghasilan; yang lebih penting, ini tentang misi mendidik orang untuk menjadi manusia yang baik. Ketika nilai-nilai kemanusiaan ditempatkan dengan benar, pendidikan mempertahankan makna intinya," ungkapnya.

Dari sudut pandang seseorang yang memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang manajemen, Bapak Thanh percaya bahwa semangat "rakyat adalah fondasi" harus terlebih dahulu dan terutama ditunjukkan dalam diri staf pengajar dan pejabat manajemen pendidikan.
Ini bukan hanya tentang tanggung jawab profesional, tetapi juga tentang memperlakukan orang, kolega, dan siswa dengan empati dan kemanusiaan.
Dari perspektif yang berbeda, Bapak Thanh berpendapat bahwa mendekati pendidikan hanya sebagai sebuah layanan akan menyulitkan untuk sepenuhnya mencerminkan hakikat dan misi pendidikan.
Filosofi "Rakyat adalah Landasan" menuntut agar kebijakan dan kegiatan pendidikan berakar pada kebutuhan dan kepentingan sejati rakyat.
Ketika orang tidak melihat dengan jelas nilai yang diberikan oleh pembelajaran bagi diri mereka sendiri, keluarga mereka, dan masyarakat, baik saat ini maupun dalam jangka panjang, maka meskipun dengan banyak solusi teknologi, akan sulit untuk mencapai hasil yang berkelanjutan.

Bapak Thanh lebih lanjut menyampaikan bahwa pendidikan hanya benar-benar memenuhi perannya ketika peserta didik memahami dengan jelas nilai pengetahuan bagi kehidupan. Pembelajaran adalah fondasi bagi pembangunan berkelanjutan.
Pengalaman sejarah telah menunjukkan bahwa, di masa-masa paling sulit, kebijakan yang berani dan tegas, yang berakar pada kepentingan jangka panjang rakyat, telah menciptakan titik balik bagi negara.
"Seperti pada awal tahun 1990-an, pada masa Perdana Menteri Vo Van Kiet, program jalur listrik 500kV Utara-Selatan merupakan bukti visi untuk rakyat dan pembangunan jangka panjang," ujarnya sebagai contoh.
Dalam membahas tantangan saat ini, Pendidik Terkemuka Chu Xuan Thanh secara jujur menyatakan bahwa tidak mungkin hanya mengandalkan peningkatan pendapatan untuk mengatasi perilaku menyimpang dalam pendidikan secara mendasar.
"Sebagian orang berpendapat bahwa sekadar menaikkan gaji akan menghilangkan korupsi di kalangan pejabat dan guru. Tetapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Masyarakat masih merasakan beban biaya pendidikan dengan sangat jelas, terutama di daerah perkotaan. Pembebasan biaya kuliah, jika tidak disertai dengan transparansi dan pengawasan yang baik, pada akhirnya tetap akan memaksa siswa untuk berkontribusi melalui cara lain," katanya.
Dari perspektif itu, ia berpendapat bahwa yang lebih penting adalah membangun sistem pendidikan yang didasarkan pada kepercayaan, tanggung jawab, dan ketidakberpihakan.
Ketika kebijakan pendidikan berakar dari situasi kehidupan nyata, menghormati perasaan masyarakat, dan bertujuan untuk kesejahteraan jangka panjang masyarakat, maka gagasan "rakyat adalah fondasi" akan benar-benar terwujud.
"Pendidikan untuk kebahagiaan masyarakat bukan hanya slogan. Ini adalah proses melakukan sesuatu dengan tulus, berpikir dengan tulus, dan memberikan nilai nyata kepada para pelajar. Ketika orang melihat anak-anak mereka belajar di lingkungan yang manusiawi dan berkualitas tinggi, mereka akan percaya dan mendukung pendidikan," tegas Bapak Thanh.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/giao-duc-vi-hanh-phuc-nhan-dan-post765306.html







Komentar (0)